Jawa Pos Radar Madiun - LAFC gagal melaju ke final wilayah barat MLS 2025 setelah kalah adu penalti 3-4 dari Vancouver Whitecaps.
Duel yang berlangsung di BC Place, Minggu (23/11/2025) pagi WIB itu berakhir 2-2 selama 120 menit, dengan Son Heung-min mencetak dua gol penyama kedudukan.
Whitecaps unggul lebih dulu lewat Emmanuel Sabbi pada menit ke-39 sebelum Mathías Laborda menggandakan skor di masa injury time babak pertama (45+1’). LAFC tertinggal 0-2 dan berada dalam tekanan besar.
Son Panas di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Son Heung min menjadi mesin serangan LAFC. Dua menit setelah restart, ia langsung mengancam gawang Whitecaps dengan tembakan keras yang masih diblok.
Mantan bintang Tottenham itu akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat gol tanpa assist pada menit ke-60.
Di menit 90+5’, Son kembali muncul sebagai penyelamat.
Tendangan bebasnya meluncur ke gawang dan mengubah skor menjadi 2-2, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Ini menjadi dua gol postseason pertama Son setelah sebelumnya mencetak sembilan gol di musim reguler MLS.
Adu Penalti: Son Gagal di Eksekusi Pertama
Di babak adu penalti, Son menjadi eksekutor pertama LAFC—dan gagal. Tembakannya membentur tiang.
Whitecaps mengambil momentum lewat Sebastian Berhalter yang sukses menjalankan tugasnya.
Denis Bouanga (LAFC) dan Jayden Nelson (Whitecaps) sama-sama mencetak gol sebelum Mark Delgado gagal untuk LAFC.
Ryan Gauld menambah keunggulan Whitecaps 3-1, sebelum skor kembali imbang.
Penentu datang dari Laborda, yang sebelumnya mencetak gol di waktu normal. Ia menutup adu penalti dengan gol yang memastikan kemenangan 4-3 untuk Whitecaps.
Laborda & Takaoka Jadi Pembeda
Laborda tampil menonjol dengan satu gol di waktu normal dan satu gol penentu di adu penalti.
Kiper Whitecaps, Yohei Takaoka, mencatat enam penyelamatan sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Hugo Lloris mengemas empat penyelamatan untuk LAFC, namun tak cukup membawa timnya bertahan di kompetisi.
Whitecaps kini melaju ke final wilayah barat pertamanya, sementara LAFC dan Son harus mengubur mimpi menembus final MLS 2025.
Editor : Ockta Prana Lagawira