Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jadwal Man City vs Leverkusen: Jelang Laga ke-100 di Liga Champions, Guardiola Singgung DNA Baru Manchester City

Ockta Prana Lagawira • Selasa, 25 November 2025 | 15:45 WIB
Guardiola jalani laga ke-100 Liga Champions bersama Man City saat menjamu Leverkusen.
Guardiola jalani laga ke-100 Liga Champions bersama Man City saat menjamu Leverkusen.

Jawa Pos Radar Madiun - Pep Guardiola memasuki tonggak besar dalam kariernya bersama Manchester City saat timnya menjamu Bayer Leverkusen pada matchday kelima fase liga Liga Champions 2025/26 di Etihad Stadium, Rabu (26/11) dini hari WIB.

Laga ini menjadi pertandingan ke-100 Guardiola memimpin City di kompetisi antarklub elit Eropa, sekaligus pertemuan kompetitif pertama antara kedua tim.

City berada di posisi keempat dari format liga 36 tim dengan 10 poin dari empat laga. Sementara Leverkusen tertahan di urutan ke-21 dan terpaut lima poin.

Satu angka saja sudah cukup bagi The Citizens untuk menyamai perolehan mereka musim lalu sebelum tersingkir dari Real Madrid di fase gugur.

Guardiola menjadi manajer ketiga yang mencapai 100 pertandingan Liga Champions bersama klub Inggris.

Ia mengikuti jejak Sir Alex Ferguson (190 laga dengan Manchester United) dan Arsène Wenger (177 laga bersama Arsenal).

Dari 99 pertandingan sebelumnya, City menang 62 kali, imbang 19 kali, dan kalah 18 kali, termasuk saat meraih gelar Liga Champions pertama mereka pada 2023.

Saat ditanya mengenai tonggak sejarah tersebut, Guardiola menanggapinya dengan nada santai.

"Saya sadar saya semakin tua! Setiap minggu adalah tonggak sejarah," ujarnya.

"Setiap musim kami selalu ada di sana dan mudah-mudahan musim depan kami juga akan ada di sana."

Ia menilai kehadiran konsisten City di Liga Champions telah membentuk identitas baru klub.

"Ini spesial bagi para pemain, manajer, dan semua orang. Menantang diri sendiri dengan tim-tim terbaik di Eropa sungguh luar biasa," kata Guardiola.

"Bagi klub, dalam hal pengulangan, prestise, masalah keuangan, itu sangat penting."

Guardiola menyebut City lebih banyak mengalami “kekecewaan” ketimbang momen manis di Liga Champions, tetapi proses itu justru membentuk mental tim.

"Momen baik dan buruk menentukan sebuah tim, sebuah klub. Olahraga itu sulit, jadi tidak semuanya mudah dan nyaman."

City tampil dominan di edisi 2025/26. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan fast break dan memimpin berbagai statistik: umpan sukses (2.511), akurasi umpan (91,9%), serta 95 build-up play terbuka dengan 10 umpan atau lebih.

Pasukan Guardiola juga memimpin selama 62 persen total laga dan hanya menghadapi dua tembakan saat pertandingan berada dalam kondisi imbang, jauh dari 41 tembakan yang mereka lepaskan.

Leverkusen tiba di Manchester dalam kondisi sulit di fase liga, namun performa mereka di Bundesliga tetap kompetitif.

Pertemuan ini sekaligus mempertemukan dua proyek besar Eropa: City yang konsisten, dan Leverkusen yang mencari momentum bangkit di bawah tekanan persaingan 36 tim. (op)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Pep Guardiola #Liga Champions #sepak bola dunia #ucl matchday #manchester city #berita bola eropa #ucl 2025 #man city vs leverkusen #Bayer Leverkusen