Jawa Pos Radar Madiun - FIFA memastikan bahwa Argentina yang diperkuat Lionel Messi dan Portugal bersama Cristiano Ronaldo tidak akan berada dalam satu grup pada Piala Dunia 2026.
Kepastian itu diumumkan FIFA bersamaan dengan rilis resmi prosedur pengundian turnamen, kurang dari 200 hari sebelum kompetisi dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dalam dokumen tersebut, FIFA menjelaskan format pengundian untuk 48 tim yang akan dibagi ke 12 grup berisi empat peserta.
Para penggemar kini menunggu pengundian pada 5 Desember di Washington, DC, yang menentukan perjalanan masing-masing negara di fase grup.
Tuan rumah—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—secara otomatis berada di Pot 1 bersama sembilan tim berperingkat tertinggi, termasuk Argentina dan Portugal.
Pembagian pot selanjutnya ditentukan berdasarkan Peringkat Dunia FIFA, sementara pemenang play-off akan masuk Pot 4.
Untuk menjaga keseimbangan kompetisi, FIFA menempatkan tim-tim peringkat atas pada jalur berbeda agar tidak saling bertemu sebelum babak akhir.
Argentina dan Portugal berada pada jalur yang memastikan keduanya tidak saling bertemu di babak penyisihan grup, bahkan berpotensi baru bertemu di fase gugur.
Pengundian dimulai dari Pot 1, yang menempatkan setiap tim di posisi 1 masing-masing grup. Pot 2, 3, dan 4 diundi berurutan untuk melengkapi komposisi setiap grup.
Seperti edisi sebelumnya, aturan konfederasi tetap berlaku: tim dari konfederasi sama tidak boleh berada dalam satu grup, kecuali UEFA, yang diizinkan menempatkan dua wakil dalam satu grup.
FIFA juga mengonfirmasi empat tim berperingkat tertinggi—Spanyol, Argentina, Prancis, dan Inggris—akan didistribusikan ke jalur yang berbeda pada fase gugur.
Jika semua negara tersebut menjadi juara grup, mereka tidak akan saling bertemu kecuali di semifinal atau final.
Sementara itu, penempatan wakil play-off akan menyesuaikan batasan konfederasi untuk menghindari bentrokan sejak awal.
Setelah pengundian pada 5 Desember, FIFA akan merilis jadwal lengkap pertandingan pada 6 Desember, termasuk stadion dan waktu kick-off.
Langkah ini memastikan seluruh peserta—serta penonton di seluruh dunia—bisa mempersiapkan diri menghadapi format Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah.
Editor : Ockta Prana Lagawira