Jawa Pos Radar Madiun - Rizky Ridho menjadi satu-satunya wakil Indonesia di daftar nominasi Puskas Award 2025.
Gol jarak jauhnya ke gawang Arema FC pada Liga 1 musim lalu resmi dipilih FIFA masuk daftar 11 gol terbaik tahun ini.
Kejutan itu pertama kali ia ketahui saat bangun subuh untuk beribadah.
Dalam wawancara dengan FIFA, Ridho mengungkap kabar tersebut datang bukan dari klub atau agennya, tetapi dari keluarga.
"Jujur awalnya (menerima kabar) itu subuh. Saya bangun buat ibadah, terus dikirim pesan dari orang tua. Ada satu berita tentang saya masuk nomine Puskas. Saya kira awalnya hoaks atau apapun itu," kata Rizky Ridho.
Ridho sempat kembali tidur, hingga kemudian mendapati namanya menjadi perbincangan dunia.
"Ternyata itu benar. Beritanya sudah ramai di mana-mana. Saya kaget dan bersyukur. Saya tidak menyangka kalau gol saya (dampaknya) bakal sejauh ini (mendunia)," ucapnya.
Gol Ridho kini bersaing dengan nama besar seperti Declan Rice dan Lamine Yamal.
Ia berterima kasih kepada keluarga, rekan setim, hingga pelatih yang terus mendorongnya meraih penghargaan tersebut.
Ridho juga membeberkan proses gol spektakuler yang ia lepaskan dari dekat garis tengah.
"Sebenarnya saya ingin menggiring lebih jauh, tetapi saya kurang percaya diri. Jadi ketika melihat kiper maju, saya memosisikan badan agar tendangan saya bisa tepat," jelasnya.
"Saya tidak tahu itu gol atau bukan sampai teman-teman di bangku cadangan berteriak," tambahnya.
Ridho menyebut Jordi Amat sebagai inspirasi dalam melepaskan tembakan jarak jauh.
Rekan setimnya di Persija dan Timnas Indonesia itu pernah mencetak gol serupa ketika bermain untuk Rayo Vallecano melawan Real Valladolid pada 2013.
"Jordi Amat pernah mencetak gol seperti itu dari tengah lapangan. Saya pernah lihat videonya," katanya.
Selain dari Jordi, Ridho juga mengaku banyak belajar dari para bek Eropa untuk memperbaiki kualitas permainannya.
"Saya sering melihat pemain top Eropa jadi saya bisa mengembangkan permainan dan memperbaikinya pada masa yang akan datang," tutur Ridho.
Editor : Ockta Prana Lagawira