Jawa Pos Radar Madiun - Real Madrid akhirnya kembali menemukan momentumnya setelah tiga kekalahan beruntun yang seluruhnya terjadi ketika Kylian Mbappe gagal mencetak gol.
Dalam laga penuh tekanan melawan Olympiacos, performa sang bintang kembali meledak dan menentukan hasil.
Madrid lebih dulu tertinggal setelah Olympiacos mencetak gol pembuka, memunculkan kekhawatiran bahwa tren negatif tim bakal berlanjut.
Namun, situasi berubah drastis ketika Mbappé menghidupkan permainan dalam waktu singkat.
Penyerang Prancis itu mencetak tiga gol hanya dalam tujuh menit, tepatnya 6 menit 43 detik, masing-masing pada menit ke-22, 24, dan 29.
Catatan tersebut menjadi hattrick tercepat kedua dalam sejarah Liga Champions, hanya kalah dari Mohamed Salah yang membukukannya dalam 6 menit 12 detik saat Liverpool menghadapi Rangers pada 2022.
Ledakan gol Mbappe mengubah jalannya pertandingan dan membuat Madrid kembali menguasai situasi.
Setelah mendominasi babak pertama lewat hattrick kilat, Mbappe menambah torehan gol di babak kedua untuk mencetak empat gol dalam satu pertandingan.
Penampilan ini sekaligus menjadi titik balik performanya setelah tren menurun yang berdampak besar pada hasil Madrid dalam beberapa pekan terakhir.
Ledakan Mbappe memastikan Real Madrid terhindar dari kekalahan keempat secara beruntun dan memberikan angin segar bagi tim Xabi Alonso dalam upaya bangkit di kompetisi Eropa.
Editor : Ockta Prana Lagawira