Jawa Pos Radar Madiun – Performanya yang merosot bersama Liverpool membuat Florian Wirtz kembali jadi sorotan.
Namun yang lebih mengejutkan, eks Presiden Bayern Munich Uli Hoeness menuding manajer Liverpool Arne Slot telah “berbohong” demi bisa mendatangkan gelandang muda Jerman itu ke Anfield.
Wirtz, yang diboyong Liverpool dengan mahar fantastis 125 juta euro dari Bayer Leverkusen, tampil jauh dari ekspektasi.
Dalam 17 laga di semua ajang musim 2025–2026, ia hanya mampu mencatatkan tiga assist dan belum satu kali pun mencetak gol.
Hoeness menyebut performa buruk itu tidak lepas dari janji-janji manis Slot yang ternyata tidak ditepati.
“Jelas Slot pernah membuat janji kepada Wirtz yang sekarang tidak dipenuhi. Dia menjanjikan Wirtz akan mengenakan nomor punggung 10 dan tim baru akan dibentuk dengan menjadikannya sebagai poros,” ujar Hoeness kepada SID Sport News.
Hoeness bahkan menyebut apa yang dijanjikan Slot hanyalah “bualan”.
Wirtz, katanya, akhirnya hanya diberi nomor 7 dan tidak mendapat peran sentral seperti saat masih membela Leverkusen.
“Tim yang baru itu nyata-nyata tidak menjadikannya pusat permainan. Saya benar-benar bersimpati karena di Leverkusen, Wirtz adalah pusat dari segalanya,” tambahnya.
Di sisi lain, pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann memilih meredam kekhawatiran publik.
Baginya, fase sulit Wirtz adalah hal yang normal bagi pemain yang baru pindah ke klub besar dengan dinamika internal yang juga banyak berubah.
“Kita sering melihat pemain kesulitan menunjukkan performa terbaik setelah pindah klub. Terlebih, Flo datang ke klub yang baru saja melakukan perubahan besar-besaran,” kata Nagelsmann pada awal November.
Meski minim kontribusi di Liverpool, Wirtz justru stabil bersama tim nasional.
Dalam enam laga terakhir Jerman, ia selalu tampil sebagai starter dan dinilai menunjukkan progres.
“Saya tidak bisa membantu performanya di klub, tapi saya bisa membantunya ketika bersama timnas. Bulan lalu ia berkembang cukup baik, dan kami akan terus mendukungnya,” ujar Nagelsmann. (naz)
Editor : Mizan Ahsani