Jawa Pos Radar Madiun – Situasi ruang ganti Tottenham Hotspur memanas setelah muncul laporan bahwa sejumlah pemain mulai meragukan taktik Thomas Frank.
Ketegangan ini mencuat jelang laga penting Spurs melawan Newcastle United pada Rabu (3/12) pukul 03.15 WIB.
Menurut laporan The Sun, sebagian pemain merasa frustrasi karena rencana permainan kerap berubah jelang sepak mula, bahkan saat pertandingan baru berjalan.
Kekalahan 2-5 dari Paris Saint-Germain disebut menjadi salah satu momen ketika Frank mengubah taktik di menit-menit akhir.
Pemain Spurs Mulai Tak Yakin pada Frank
Sumber The Sun menyebut beberapa pemain “tidak yakin apa peran mereka” pada laga tertentu.
Spurs sempat unggul dua kali melawan PSG, namun akhirnya kebobolan lima gol dan pulang tanpa poin.
“Meskipun beberapa pemain senang bekerja dengan Frank, ada kekhawatiran ia bisa kehilangan ruang ganti jika hasil tidak membaik,” tulis The Sun.
Tekanan untuk Frank semakin berat karena Tottenham harus menghadapi Newcastle, lalu kembali menjamu mantan klub sang manajer, Brentford, pada akhir pekan.
Frank Bela Vicario: Yang Mencemooh Bukan Fans Sejati
Selain tekanan internal, Frank juga menyoroti reaksi publik usai kekalahan memalukan 1-2 dari Fulham.
Saat itu, kiper Guglielmo Vicario dicemooh suporter Spurs karena melakukan blunder yang memberi gol pada Harry Wilson.
Frank menegaskan kritik itu berlebihan.
Ia berkata, “Mereka yang mencemooh Vicario bukan penggemar sejati.”
Meski memahami kekecewaan, ia menilai dukungan seharusnya tak berubah.
“Jika Anda tidak menang, frustrasi pasti muncul. Itu normal.”
“Tottenham bukan apa-apa tanpa penggemar. Untuk membangun benteng, kita harus melakukannya bersama-sama.”
Spurs Krisis Performa, Kemenangan Wajib Diraih
Spurs belum menang sebanyak yang diharapkan, terutama di kandang. Dua gol cepat Fulham di enam menit pertama membuat tim kembali kehilangan momentum dan memicu kekecewaan publik.
Frank mengaku bertanggung jawab meredakan tensi, terutama karena performa Tottenham masih jauh dari konsisten.
“Kami harus melakukan yang terbaik untuk tampil, tetapi semua itu harus dilakukan bersama.”
Newcastle Tantang Spurs, Sama-Sama Punya 18 Poin
Newcastle United sedang menjaga momentum setelah menang telak 4-1 atas Everton akhir pekan lalu.
Eddie Howe berharap kemenangan tersebut menjadi titik balik setelah performa The Magpies naik turun antara Liga Inggris dan Liga Champions.
Howe mengatakan:
“Sangat penting bagi kami menemukan konsistensi yang kami cari.”
“Setiap lawan sulit, kini kami menghadapi Tottenham yang punya kekuatan besar.”
Dengan kedua tim sama-sama mengoleksi 18 poin, laga Spurs vs Newcastle dipastikan berlangsung panas.
Di tengah sorotan terhadap Thomas Frank dan tekanan ruang ganti, pertandingan ini dapat menjadi penentu apakah Spurs bangkit atau makin terpuruk. (op)
Editor : Ockta Prana Lagawira