Jawa Pos Radar Madiun - Luka Modric kembali mencuri perhatian publik setelah mengungkap kerasnya tuntutan dan kultur kompetitif di Real Madrid.
Dalam wawancaranya di kanal YouTube NeUspjeh prvaka, pemain asal Kroasia itu menyebut hanya mereka yang konsisten tampil di level tertinggi yang bisa bertahan lama di Santiago Bernabéu.
Menurut Modric, standar di Real Madrid berada jauh di atas klub lain.
Sedikit saja seorang pemain menurun performanya, konsekuensinya langsung terasa.
“Di Madrid, mereka tidak mentolerir pemain biasa-biasa saja. Kalau kamu di bawah level, kamu langsung disingkirkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, tekanan tersebut muncul setiap hari, bukan hanya saat pertandingan.
Kompetisi internal antar pemain membuat setiap individu harus tampil prima sepanjang musim.
“Ekspektasi membawa tekanan harian. Kami harus selalu di puncak karena yang lain siap mengambil posisimu. Ini seleksi alamiah!” tambahnya.
Meski begitu, Modric mengaku bangga bisa bertahan selama lebih dari satu dekade di klub raksasa Spanyol tersebut.
Mental kompetitifnya membuat ia mampu menjaga performa sekaligus menjadi sosok kunci dalam berbagai gelar besar, termasuk Liga Champions.
“Saya bangga bertahan lama di sana. Saya sangat kompetitif,” ungkap Modric yang kini bermain untuk Ac Milan tersebut. (her)
Editor : Hengky Ristanto