Jawa Pos Radar Madiun - Ketertarikan Manchester United pada gelandang muda Crystal Palace, Adam Wharton, semakin menguat.
Namun, Chairman Palace Steve Parish menegaskan bahwa klub sama sekali tidak berada dalam tekanan untuk melepas sang pemain kunci.
Wharton tampil impresif sejak awal musim meski sempat diganggu cedera.
Pemain 21 tahun itu menjadi bagian penting dari skuad Oliver Glasner yang sukses memenangkan FA Cup, Community Shield, dan mencatat 19 laga tak terkalahkan sebelum akhirnya streak itu terhenti pekan lalu.
Performanya membuat klub-klub top Eropa terus memantau, termasuk Liverpool, Chelsea, Barcelona, Real Madrid, Tottenham, dan tentu saja Manchester United.
Laporan terbaru menyebut MU menyiapkan proposal 60 juta poundsterling sebagai bagian dari rencana Ruben Amorim untuk memperkuat sektor gelandang, menggantikan opsi yang dinilai kurang ideal seperti Kobbie Mainoo maupun Casemiro.
Namun, Palace tidak akan memberi jalan mudah.
Wharton masih terikat kontrak hingga 2029, dan Parish menegaskan klub tidak harus menjual bintang mudanya setelah sebelumnya melepas Eberechi Eze ke Arsenal pada musim panas lalu.
“Jika Manchester United menginginkan Adam Wharton, itu tidak mengherankan. Tapi kami tidak dalam tekanan untuk menjual,” ujar Parish dalam wawancara dengan talkSPORT.
Situasi ini membuat transfer Wharton dipastikan tidak sederhana.
MU harus menyiapkan tawaran besar dan kesabaran ekstra apabila benar-benar ingin memboyong salah satu gelandang muda paling menjanjikan Premier League tersebut. (her)
Editor : Hengky Ristanto