Jawa Pos Radar Madiun - Joao Mario dikabarkan telah meminta izin untuk meninggalkan Juventus setelah merasa tidak puas dengan situasinya di bawah kepemimpinan Luciano Spalletti.
Laporan dari jurnalis Gianni Balzarini menyebutkan bahwa sang bek hanya memainkan 11 menit sejak awal musim.
Situasi tersebut membuatnya mempertimbangkan jalan keluar pada bursa transfer Januari.
Minim Menit Bermain Jadi Alasan Utama
Joao Mario tiba di Turin dengan harapan mendapatkan peran utama. Namun, kenyataannya tidak sesuai ekspektasi.
Selama beberapa bulan pertama, dia hanya tampil sesaat dan tidak pernah menjadi pilihan utama.
Situasi ini membuatnya frustrasi, terutama karena usianya yang masih muda dan kebutuhan untuk terus berkembang.
Keinginannya lebih banyak kesempatan bermain, sesuatu yang sulit ia dapatkan sejauh ini di skuat Bianconeri.
Manajemen Juventus kini dilaporkan sedang mengevaluasi masa depannya menjelang pembukaan bursa transfer musim dingin.
Klub tidak menutup kemungkinan melepasnya jika ada tawaran yang sesuai.
Tanggapan Luciano Spalletti
Meski menit bermain Joao Mario sangat minim, Luciano Spalletti menegaskan bahwa sang pemain tetap masuk dalam rencananya.
“Joao Mario adalah pemain yang teknis, seseorang yang tahu cara mengambil keputusan, cara terhubung dengan tim dan bola,” kata Spalletti.
“Saya ingin mengenalnya lebih dalam; cepat atau lambat, saya akan memberinya ruang.” (cor)
Editor : Andi Chorniawan