Jawa Pos Radar Madiun – Liverpool kembali kehilangan poin di Anfield setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sunderland.
The Reds yang tampil jauh dari performa terbaiknya justru diselamatkan oleh gol bunuh diri Nordi Mukiele, membuat tim tamu gagal mencatat kemenangan pertama di Anfield dalam 42 tahun.
Sunderland sempat memimpin lebih dulu melalui sepakan jarak jauh Chemsdine Talbi yang tak mampu diantisipasi Alisson.
Liverpool terlihat pasif dan kurang agresif, membuat Jamie Carragher menilai permainan mantan timnya itu “berjalan sambil tidur.”
Ketiadaan Mohamed Salah di starting XI juga terasa, dengan Alexander Isak kembali gagal memberikan pengaruh di lini depan.
Liverpool sempat mengira telah menyamakan kedudukan lewat Florian Wirtz, namun gol tersebut kemudian dicatat sebagai gol bunuh diri Mukiele. Meski dominan dalam penguasaan bola, Liverpool kembali bermasalah dalam kreativitas dan penyelesaian akhir.
Masuknya Salah di babak kedua menambah intensitas permainan.
Dalam 15 menit, pemain Mesir itu lebih banyak menyentuh bola dibanding Isak sepanjang laga, meski masih belum mampu melepaskan tembakan tepat sasaran.
Wilson Isidor bahkan hampir mencetak gol kemenangan untuk Sunderland di masa injury time setelah mengecoh Alisson, tetapi tendangannya digagalkan Federico Chiesa di garis gawang.
Sunderland tampil berani, menciptakan enam tembakan tepat sasaran dan dua kali membentur tiang lewat upaya Trai Hume dan Omar Alderete.
Pertahanan Liverpool kembali menjadi sorotan, dengan Carragher menyebut tim mana pun yang melakukan “hal dasar dengan benar” berpeluang mengalahkan The Reds.
Liverpool kini berada di posisi kedelapan klasemen dan tertinggal satu poin dari Sunderland di peringkat keenam.
Rating Pemain Versi Sky Sports
Liverpool menurunkan Alisson (6), Gomez (5), Konate (5), Van Dijk (5), Robertson (6), Mac Allister (6), Gravenberch (6), Wirtz (7), Szoboszlai (5), Gakpo (4), dan Isak (3).
Dari bangku cadangan, Salah (6), Jones (6), Ekitike (6), Chiesa (6), dan Kerkez (n/a) masuk memberi tambahan tenaga.
Sunderland tampil solid lewat Roefs (8), Reinildo (7), Alderete (8), Ballard (8), Mukiele (7), Talbi (7), Sadiki (7), Xhaka (6), Hume (6), Brobbey (6), dan Le Fee (7).
Isidor (7) menjadi ancaman terbesar dari bangku cadangan.
Omar Alderete dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat ketangguhannya memimpin lini bertahan Sunderland.
Kritik Redknapp dan Kesalahan Dasar
Jamie Redknapp menyoroti penurunan performa Virgil van Dijk yang kerap “menebak-nebak” dalam duel
Proses gol Talbi berawal dari distribusi buruk Van Dijk setelah memenangkan duel, membuat lini belakang Liverpool kembali goyah. Kesalahan elementer itu membuat tekanan terhadap pertahanan kian terasa.
Arne Slot Akui Minimnya Kreativitas
Pelatih Liverpool Arne Slot mengakui timnya masih kesulitan menciptakan peluang.
“Agak mirip dengan akhir pekan lalu, pertandingan di mana kami tidak banyak kebobolan, tetapi juga tidak banyak menciptakan peluang."
"Tentu saja, sangat disayangkan dengan gol yang kami terima, tetapi saya suka reaksi kami setelahnya. Kami berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan,” ujarnya.
Slot menilai Sunderland tampil kompak saat bertahan rendah, membuat The Reds kesulitan mencari celah di kotak penalti.
Ia menegaskan timnya sudah berusaha maksimal meski kembali gagal memanfaatkan peluang yang ada. (op)
Editor : Ockta Prana Lagawira