Jawa Pos Radar Madiun - Inggris dan Skotlandia resmi mengetahui lawan mereka di fase grup Piala Dunia 2026.
Dalam hasil drawing yang diumumkan FIFA, Inggris menempati Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.
Sementara Skotlandia harus menghadapi pengalaman nostalgia di Grup C dengan bertemu Brasil, Maroko, dan Haiti.
Inggris membuka kampanye mereka pada Rabu, 17 Juni, menghadapi Kroasia di Dallas atau Toronto.
Duel ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2018, ketika Kroasia menyingkirkan Inggris dalam laga dramatis.
Setelah itu, tim asuhan Thomas Tuchel akan bertemu Ghana pada 23 Juni, sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Panama pada 27 Juni—tim yang pernah mereka taklukkan 6-1 di fase grup Piala Dunia 2018.
Sementara itu, Skotlandia tampil kembali di Piala Dunia dengan skenario yang tak kalah menarik.
Tim asuhan Steve Clarke memulai perjalanan Grup C pada 13 Juni melawan Haiti di Boston atau New Jersey–New York.
Enam hari kemudian, Skotlandia berjumpa Maroko—semifinalis 2022—di Boston atau Philadelphia.
Brasil menjadi lawan terakhir di fase grup, dijadwalkan pada 24 Juni di Atlanta atau Miami.
Brasil dan Maroko merupakan dua lawan yang mereka hadapi pada edisi 1998.
FIFA akan mengumumkan detail lokasi pasti dan waktu kick-off pada Sabtu, 6 Desember, pukul 17.00 waktu Inggris bersamaan dengan rilis jadwal resmi turnamen.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menilai hasil undian kali ini menghadirkan tantangan besar.
“Grup yang sulit, pembuka yang sulit,” ujar Tuchel kepada BBC.
“Grup yang sulit dengan Kroasia dan Ghana, dua tim yang rutin berlaga di Piala Dunia, namun dua negara yang kuat dan membanggakan. Panama, saya tidak tahu banyak tentang Panama saat ini tetapi kami akan mencari tahu sebelum turnamen dimulai, tentu saja.”
Tuchel menegaskan bahwa Inggris tetap harus menjaga fokus untuk menjadi juara grup.
“Bagi saya, saya hanya berpengalaman dalam sepak bola grup dalam format Liga Champions dan cara mendekatinya adalah dengan selalu memberikan rasa hormat terbesar dan menaruh semua fokus untuk memenangkan grup. Sepertinya grup kami sekarang selalu sulit, tetapi kami percaya diri dan akan siap saat tiba.”
Kroasia menjadi momok bagi Inggris dalam dua edisi terakhir Piala Dunia. Mereka menyingkirkan Inggris pada semifinal 2018 dan kembali melaju hingga empat besar di Qatar 2022. Tuchel memahami ancaman tersebut.
“Tidak ada yang boleh diremehkan. Tentu saja, Kroasia memang yang terbaik, mereka tim dengan peringkat tertinggi dari pot dua yang berhasil kami raih di grup ini, tapi dengar, Ghana selalu penuh bakat dan selalu bisa mengejutkan, serta punya sejarah panjang di Piala Dunia.”
Pelatih asal Jerman itu juga mengingatkan bahwa Panama tidak bisa dilewatkan begitu saja.
“Panama akan berusaha semaksimal mungkin dalam peran mereka sebagai tim underdog. Tidak ada yang bisa diremehkan, semua orang berhak mendapatkan rasa hormat sepenuhnya, dan kami bisa menunjukkannya.”
Editor : Ockta Prana Lagawira