Jawa Pos Radar Madiun - Manchester City memanfaatkan terpelesetnya Arsenal untuk memperketat persaingan gelar Liga Premier.
Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sunderland di Etihad membuat selisih di puncak klasemen kini tinggal dua poin.
Arsenal sebelumnya tumbang setelah gol menit ke-95 Emiliano Buendia di Villa Park. Kekalahan itu membuka kesempatan bagi City untuk kembali memangkas jarak, dan tim asuhan Pep Guardiola langsung merespons.
City tampil efisien pada babak pertama. Ruben Dias membuka skor lewat sepakan jarak jauh yang memukau, disusul sundulan Josko Gvardiol pada situasi sepak pojok Phil Foden.
Menariknya, dua gol yang tercipta hanya berasal dari dua tembakan tepat sasaran, menghasilkan nilai xG total 0,20.
Guardiola sebelumnya menuntut perbaikan setelah timnya kebobolan delapan gol dalam tiga laga Liga Premier terakhir.
Babak pertama berjalan sesuai rencana, namun City kembali kehilangan kontrol di paruh kedua. Sunderland hampir memperkecil skor ketika Wilson Isidor berhadapan satu lawan satu, tetapi Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan krusial.
Tak lama kemudian, sepakan Granit Xhaka membentur tiang. City memastikan kemenangan lewat aksi luar biasa Rayan Cherki.
Gelandang kreatif itu memberikan umpan rabona yang nyaris sempurna kepada Phil Foden, yang mencetak gol kelimanya dalam tiga pertandingan.
Sunderland makin sulit mengejar setelah Luke O'Nien diusir hanya tujuh menit setelah masuk karena tekel keras terhadap Matheus Nunes.
Kemenangan ini mengembalikan City ke posisi kedua, sementara Sunderland merosot ke peringkat tujuh setelah menelan kekalahan terbesar mereka musim ini.
Rating Pemain versi Sky Sports
Manchester City
Donnarumma (8), Nunes (7), Dias (7), Gvardiol (7), O'Reilly (6), Gonzalez (6), Bernardo (6), Cherki (9), Foden (7), Doku (6), Haaland (5).
Cadangan: Marmoush (6), Reijnders (5), Ake (6), Savinho (n/a), Lewis (n/a).
Sunderland
Roefs (6), Hume (5), Alderete (6), Ballard (7), Geertruida (6), Mukiele (5), Le Fee (6), Sadiki (6), Xhaka (6), Traore (6), Isidor (5).
Cadangan: Brobbey (6), Talbi (6), Adingra (n/a), Mundle (n/a), O'Nien (n/a).
Pemain Terbaik: Rayan Cherki
Performa Rayan Cherki menjadi sorotan utama. Ia mencatat dribel terbanyak (lima) dan menciptakan enam peluang — tertinggi dibanding pemain lain.
Kontribusinya juga muncul dalam enam aksi bertahan, serta menghasilkan expected goals plus assist (1,21) terbesar di laga ini dengan total 111 sentuhan bola.
Cherki tidak mencetak gol, namun dua assist — termasuk umpan rabona spektakuler — membuat publik Etihad berdiri memberi tepuk tangan ketika ia ditarik keluar pada menit ke-82. Ia kini mengoleksi lima assist sebagai starter musim ini. (op)
Editor : Ockta Prana Lagawira