Jawa Pos Radar Madiun - Babak pertama duel Cagliari vs Roma di Unipol Domus berjalan ketat dan penuh tekanan.
Cagliari tampil agresif sejak menit-menit awal, sementara Roma dipaksa bertahan sambil sesekali mengandalkan serangan balik.
Cagliari langsung menciptakan peluang pada menit keenam. Umpan silang dari sisi kiri mengarah ke Adopo, tetapi sentuhan pertamanya terlalu keras.
Ia terlambat melepaskan tembakan dari jarak 12 yard dan bola membentur tiang sebelum menjadi tendangan sudut.
Roma mencoba merespons di menit ke-11 melalui Tommaso Baldanzi, yang menusuk dari tengah. Namun penyelesaian akhirnya masih melenceng.
Pergerakan lincah Baldanzi menjadikannya ancaman paling berbahaya dalam skema false nine Giallorossi.
Tekanan Cagliari kembali meningkat pada menit ke-18. Tendangan bebas Lorenzo Pellegrini berhasil dimentahkan Caprile dengan mudah, membuat peluang Roma terbuang percuma.
Menit ke-22 menjadi fase paling sibuk. Folorunsho memimpin serangan balik cepat dan memberikan umpan sebelum terjadi pelanggaran atas intersepsi Gianluca Mancini.
Bek Roma itu mengklaim mendapat bola, tetapi tayangan terlihat menunjukkan kaki pemain Cagliari ikut terinjak.
Di sisi lain, umpan silang Palestra disambut sundulan Folorunsho, namun mengarah tepat ke pelukan Svilar.
Pola yang sama terulang pada menit ke-24 ketika sundulan Folorunsho kembali mengarah langsung kepada kiper Roma tersebut.
Svilar menjadi tembok kokoh yang beberapa kali menggagalkan peluang bersih tuan rumah.
Cagliari hampir membuka keunggulan di menit ke-27. Kombinasi cepat Palestra dan Esposito menghasilkan tembakan keras, tetapi lagi-lagi Svilar tampil sigap menepis bola.
Dua menit berselang, Esposito mencoba flick tumit belakang dari umpan silang kiri, namun kiper Serbia itu kembali berada di posisi tepat.
Roma sempat mengancam pada menit ke-30. Soule merangsek dari sisi kanan dan mengirim cutback ke Baldanzi, tetapi tendangannya diblok dan hanya berbuah tendangan sudut.
Menit ke-37, tendangan sudut Cagliari dihalau Roma, namun serangan balik yang coba dibangun Celik gagal dimaksimalkan.
Empat menit kemudian, Folorunsho kembali melepas umpan silang berbahaya, tetapi Tsimikas sigap menghalau agar Adopo tidak menjangkaunya.
Roma nyaris mendapatkan peluang emas di menit ke-43. Manu Koné mencuri bola dari Deiola dan menggiring ke depan untuk memberi umpan kepada Pellegrini, namun bola berhasil dipotong sebelum tembakan akhirnya diblok.
Drama terjadi pada menit 45 ketika Roma mengajukan penalti. Bola dinilai mengenai lengan Adopo, tetapi VAR menunjukkan sentuhan rendah yang mengenai badan sehingga tidak ada pelanggaran.
Babak pertama ditutup dengan satu menit tambahan waktu. Cagliari tampil dominan, memiliki peluang lebih banyak, dan memaksa Roma bergantung pada ketangguhan Svilar. Skor tetap 0-0 hingga turun minum. (op)
Susunan Pemain
Cagliari: Caprile; Zappa, Rodriguez, Luperto; Palestra, Deiola, Adopo, Folorunsho, Obert; Borrelli, Esposito
Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Koné, Cristante, Tsimikas; Soulé, Pellegrini; Baldanzi
Editor : Ockta Prana Lagawira