Jawa Pos Radar Madiun - Pemain Vietnam U-22, Nguyen Thai Quoc Cuong, menepis keras isu bahwa timnya akan bermain aman saat menghadapi Malaysia demi menyingkirkan Indonesia dari SEA Games 2025.
Ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi target utama Vietnam.
“Tujuan kami melawan Malaysia bukan imbang, kami harus menang,” ujar Quoc Cuong sebelum sesi latihan Vietnam U-23 di Universitas RBAC, Bangkok, Selasa (9/12).
Gelandang 22 tahun itu mengatakan bahwa meski Vietnam dan Malaysia sama-sama lolos jika bermain imbang, hasil tersebut bukanlah tujuan pemain profesional.
“Mengunci kemenangan adalah tekad, sikap baik, dan solidaritas. Vietnam akan menunjukkannya dengan baik,” katanya kepada VN Express.
Quoc Cuong juga menolak anggapan bahwa Vietnam ingin menyingkirkan Indonesia secara tidak sportif.
Ia mengaku menjaga reputasi sebagai bagian dari keluarga pesepak bola—termasuk karena ia adalah sepupu bintang Vietnam, Nguyen Cong Phuong.
“[Nguyen Cong] Phuong selalu menyemangati saya, menunjukkan kekurangan dan kesalahan saya agar saya bisa berkembang,” ujarnya.
Indonesia U-22 Wajib Menang Besar atas Myanmar
Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 berada dalam posisi kritis jelang laga terakhir Grup C SEA Games 2025. Garuda Muda belum meraih poin setelah kalah 0-1 dari Filipina lewat gol Out Banatao di menit 45+2.
Kemenangan kedua Filipina membuat mereka memastikan diri sebagai juara Grup C dan lolos ke semifinal.
Indonesia kini hanya punya satu jalur:
✔ Menang besar atas Myanmar pada Jumat (12/12)
✔ Sambil berharap Vietnam vs Malaysia tidak berakhir imbang
Jika laga Vietnam vs Malaysia pada Kamis (11/12) berakhir imbang, Indonesia otomatis tersingkir, apa pun hasil lawan Myanmar.
Peta Klasemen Runner-Up Terbaik SEA Games 2025
Saat ini:
• Vietnam – posisi teratas runner-up terbaik
• Timor Leste
• Indonesia – nol poin, nol gol, baru bermain satu kali
Dengan kondisi ini, pertandingan Indonesia vs Myanmar berpotensi menjadi laga yang tidak menentukan bila duel Vietnam vs Malaysia berakhir sama kuat.
Editor : Ockta Prana Lagawira