Jawa Pos Radar Madiun - Klasemen medali SEA Games 2025 terbaru mulai memperlihatkan peta persaingan awal di Thailand.
Meski baru memasuki fase pembuka, posisi negara peserta mulai terbentuk seiring beberapa cabang olahraga menyelesaikan pertandingan pertama.
Data dari olympics.com menunjukkan perubahan dinamis sejak hari-hari awal gelaran.
Dengan 50 cabang olahraga medal event dan total 574 nomor pertandingan, persaingan dipastikan semakin ketat dalam beberapa hari ke depan.
Hingga update terbaru, Singapura memimpin klasemen setelah mengamankan dua medali perunggu.
Malaysia dan Thailand mengikuti dengan satu medali perunggu masing-masing. Negara-negara lain, termasuk Indonesia, masih belum membuka perolehan medali.
Klasemen Medali SEA Games 2025 Terbaru
• Singapura – 0 emas, 0 perak, 2 perunggu
• Malaysia – 0 emas, 0 perak, 1 perunggu
• Thailand – 0 emas, 0 perak, 1 perunggu
• Brunei Darussalam – 0 medali
• Kamboja – 0 medali
• Laos – 0 medali
• Indonesia – 0 medali
• Myanmar – 0 medali
• Filipina – 0 medali
• Timor Leste – 0 medali
Posisi sementara ini belum mencerminkan kekuatan sebenarnya. Negara unggulan seperti Indonesia dan Vietnam biasanya baru mengumpulkan medali ketika cabang-cabang besar mulai menggelar partai final.
Sejumlah nomor dengan kontribusi medali tinggi seperti renang, atletik, wushu, panjat tebing, hingga pencak silat baru akan memasuki fase krusial dalam beberapa hari mendatang.
Thailand sebagai tuan rumah juga diprediksi mulai menanjak ketika cabor unggulan mereka dipertandingkan.
Distribusi emas akan menjadi faktor utama yang menentukan perubahan besar dalam klasemen.
Pergerakan signifikan sangat mungkin terjadi karena sebagian besar nomor SEA Games 2025 belum dipertandingkan.
Tim bulu tangkis beregu putra dan putri Indonesia memastikan tempat di final SEA Games 2025.
Dua partai puncak ini akan digelar di Thammasat University Rangsit Gymnasium, Pathum Tani, Thailand, Rabu (10/12) hari ini.
Tim beregu putra melangkah ke final setelah menang 3-1 atas Singapura pada semifinal, Senin (8/12).
Indonesia berpeluang meraih medali emas dari cabor badminton.
Editor : Ockta Prana Lagawira