Jawa Pos Radar Madiun - Media Belanda, Rabu (10/12), mengabarkan bahwa juru taktik asal Belanda, John Heitinga, yang sebelumnya menangani Ajax Amsterdam, menolak tawaran untuk melatih Timnas Indonesia seperti yang diajukan PSSI.
"Menurut berbagai sumber, PSSI baru-baru ini mengontak Heitinga untuk mengetahui apakah dia tertarik untuk melatih tim nasional mereka. Heitinga menolak tawaran tersebut, tetapi tetap membuka pintu untuk hal itu di masa depan," tulis media daring Belanda soccernews.nl, dikutip pada Kamis.
Rumor mengenai Heitinga mencuat setelah pelatih berusia 42 tahun itu mengikuti akun Instagram resmi Timnas Indonesia dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Spekulasi tersebut semakin ramai karena posisi pelatih kepala timnas Indonesia sedang kosong setelah PSSI berpisah dengan Patrick Kluivert pada Oktober.
Kluivert dilepas lantaran gagal membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Tak hanya Kluivert, PSSI juga memutus kontrak seluruh staf kepelatihan yang direkrut bersamanya.
Para asisten seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg ikut dilepas dari timnas U23 Indonesia. Pelatih timnas U20 Indonesia, Frank van Kampen, juga tidak lagi melanjutkan tugasnya.
Berbeda dengan timnas senior yang masih tanpa nakhoda, kursi pelatih timnas kelompok usia sudah terisi.
Timnas U20 kini dilatih Nova Arianto, sementara timnas U23 ditangani Indra Sjafri.
PSSI disebut sudah melakukan rangkaian wawancara dengan sejumlah kandidat pelatih di Eropa. Meski begitu, belum ada perkembangan resmi mengenai siapa yang akan memimpin timnas Indonesia selanjutnya.
Di luar Heitinga, beberapa nama juga masuk bursa pelatih timnas, seperti Giovanni van Bronckhorst dan John Herdman.
Van Bronckhorst saat ini masih menjabat sebagai asisten pelatih Arne Slot di Liverpool.
Sementara Herdman dikenal sebagai sosok yang membawa timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 sebelum pindah ke Toronto FC pada 2023.
Hingga kini Herdman tidak sedang menangani tim manapun.
Ada satu nama lain yang sempat dihubungkan dengan timnas Indonesia, yakni Timur Kapadze. Namun peluang itu tertutup karena Kapadze resmi menjadi pelatih klub Uzbekistan, Navbahor, mulai awal Desember. (naz)
Editor : Mizan Ahsani