Jawa Pos Radar Madiun - Ajang SEA Games 2025 Thailand memasuki fase krusial pada hari ketiga pertandingan, Jumat (12/12/2025).
Selain peluang merebut puluhan medali dari berbagai cabang olahraga, perhatian publik Indonesia juga tertuju pada Timnas Indonesia U-22 yang akan menjalani laga penentuan nasib di fase grup sepak bola putra.
Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji, menegaskan bahwa timnya membutuhkan tekanan agar mampu mengeluarkan performa terbaik.
Ia mengakui pendekatan yang terlalu lunak saat Garuda Muda kalah 0-1 dari Filipina, dan menyebut akan mengubah sikap menjelang laga pamungkas Grup C melawan Myanmar.
Sumardji menyatakan akan meniru ketegasan ala mantan pelatih Shin Tae-yong demi membangkitkan mental pemain.
Kemenangan atas Myanmar menjadi harga mati untuk menjaga peluang lolos ke semifinal melalui jalur runner-up terbaik.
Malaysia saat ini berada di peringkat 1 runner-up terbaik. Timor Leste kedua dan Indonesia paling buncit.
Di luar sepak bola, Tim Merah Putih kembali mengandalkan sejumlah cabang unggulan.
Sebanyak 53 medali emas diperebutkan hari ini dari 19 cabang olahraga, menjadikannya salah satu hari tersibuk sepanjang SEA Games 2025.
Cabang atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan delapan nomor final, disusul renang yang mempertandingkan enam final.
Taekwondo dan gymnastics masing-masing menghadirkan lima medali emas, sementara judo menyajikan empat emas.
Sejumlah cabor lain seperti petanque, canoe, dan shotgun juga membuka peluang emas penting.
Ada pula lima cabang yang hanya menggelar satu nomor final hari ini, termasuk baseball, kriket, pistol & rifle, serta snooker 6-red.
Indonesia juga menaruh harapan besar dari bulu tangkis, dengan sembilan wakil Merah Putih siap bertarung di perempat final yang digelar di Thammasat University, Thailand.
Misi mengamankan tiket semifinal menjadi target utama, meski sejumlah wakil dihadapkan pada lawan-lawan yang dinilai menyulitkan.
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Update Jumat, 12 Desember 2025 Pukul 08.00)
• Thailand: 41 emas, 24 perak, 14 perunggu
• Vietnam: 14 emas, 8 perak, 27 perunggu
• Indonesia: 13 emas, 20 perak, 13 perunggu
• Singapura: 9 emas, 10 perak, 13 perunggu
• Filipina: 5 emas, 7 perak, 21 perunggu
• Malaysia: 3 emas, 12 perak, 21 perunggu
• Myanmar: 3 emas, 6 perak, 3 perunggu
• Laos: 1 emas, 1 perak, 9 perunggu
• Brunei Darussalam: 0 emas, 1 perak, 1 perunggu
• Timor Leste: 0 emas, 0 perak, 2 perunggu