Jawa Pos Radar Madiun - Cabang olahraga judo kembali menambah perolehan medali Kontingen Indonesia di SEA Games 2025.
Bertanding di Auditorium Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, Sabtu (13/12), judo menyumbang satu medali emas dan dua perak.
Medali emas diraih I Made Sastra Dharma yang turun di kelas 81–90 kilogram putra.
Sementara dua medali perak dipersembahkan Gede Ganding Kalbu Soethama pada kelas 90–100 kilogram putra serta Indah Permatasari di kelas +78 kilogram putri.
Pada partai final, Dharma tampil impresif dengan menundukkan wakil Thailand, Wei Puyang, dengan skor tipis 1–0.
Sebelumnya, judoka asal Bali itu lebih dulu mengatasi perlawanan atlet Laos Soulisay di babak perempat final dan mengalahkan wakil Filipina Rhyan Zarchie Garay pada semifinal.
“Bersyukur dan sangat bahagia sekali bisa mempersembahkan emas dalam debut saya di SEA Games,” kata Dharma, mengutip dari ANTARA.
Sementara itu, Gede Ganding harus puas membawa pulang medali perak setelah takluk dari judoka Singapura Henric Khua Ka Keng melalui ippon di partai final.
Nasib serupa dialami Indah Permatasari.
Turun di kelas +78 kilogram putri, Indah juga meraih perak usai kalah ippon dari wakil tuan rumah Thailand, Thonthan Satjadet, pada laga puncak.
Tambahan satu emas dan dua perak ini memperkaya koleksi medali judo Indonesia. Sehari sebelumnya, cabang ini juga telah menyumbangkan tiga medali emas.
Tiga emas tersebut masing-masing diraih Dinny Febriany di kelas 52–57 kilogram putri, Syerina pada kelas 63–70 kilogram putri, serta Muhammad Rizqi Maulana di kelas -55 kilogram putra.
Selain itu, judoka Indonesia lainnya, Dewa Kadek Rama Warma Putra, turut menyumbang satu medali perunggu dari kelas 66–73 kilogram putra.
Raihan itu sekaligus memastikan judo Indonesia melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni dua medali emas pada SEA Games 2025. (naz)
Editor : Mizan Ahsani