Jawa Pos Radar Madiun - Bek Timnas Indonesia Jay Idzes tampil penuh determinasi saat Sassuolo menahan AC Milan dengan skor 2-2 pada pekan ke-15 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (14/12/2025) malam WIB.
AC Milan gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri setelah duel sengit melawan Sassuolo berakhir imbang 2-2.
Laga ini turut menjadi panggung bagi Jay Idzes, yang dipercaya mengenakan ban kapten Sassuolo dan tampil solid sepanjang pertandingan.
Sassuolo mengejutkan publik San Siro ketika laga baru berjalan 13 menit. Ismael Koné membuka keunggulan tim tamu lewat penyelesaian klinis setelah menerima assist Andrea Pinamonti, menaklukkan Mike Maignan.
Milan merespons pada menit ke-34. Davide Bartesaghi menyamakan skor melalui tendangan kaki kiri usai memanfaatkan umpan Ruben Loftus-Cheek. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Rossoneri berbalik unggul. Bartesaghi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-47, kali ini memaksimalkan umpan Christopher Nkunku untuk membawa Milan memimpin 2-1.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Sassuolo bangkit pada menit ke-77 lewat gol Armand Laurienté yang memanfaatkan celah di lini belakang Milan. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir.
Performa Jay Idzes
Jay Idzes bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan kontribusi defensif signifikan meski Sassuolo kebobolan dua gol.
Bek berusia 25 tahun itu mencatat 53 sentuhan bola, satu tekel, lima sapuan, tiga intersep, tiga recovery, serta sembilan kontribusi defensif.
Ia juga terlibat duel udara penting, termasuk benturan dengan Christian Pulisic pada menit ke-43 yang membuat keduanya mendapat perawatan medis.
Sepanjang laga, Idzes terlibat dalam tiga duel udara dan memenangi satu di antaranya.
Berdasarkan data FotMob, Jay Idzes memperoleh rating 6,5, sedikit di bawah tandemnya Tarik Muharemovic, namun tetap berperan dalam meredam agresivitas lini serang Milan, khususnya pergerakan Pulisic.
Kontroversi Wasit
Hasil imbang ini turut diwarnai kontroversi kepemimpinan wasit Valerio Crezzini. Gol Christian Pulisic pada babak kedua dianulir setelah wasit menilai adanya pelanggaran Ruben Loftus-Cheek dalam proses serangan.
Komentator wasit DAZN, Luca Marelli, mempertanyakan keputusan tersebut.
“Ini adalah penilaian di lapangan karena ada kontak. Loftus-Cheek meletakkan tangannya, tetapi saya tidak melihat adanya dorongan,” ujarnya.
“Kontak ini di bawah ambang batas; tidak ada dorongan yang nyata. Gol ini seharusnya tidak dianulir.”
Marelli juga menilai Sassuolo layak mendapat penalti di menit akhir akibat pelanggaran Strahinja Pavlovic.
“Pavlovic tidak menyentuh bola, tetapi dengan kaki kanannya, ia menendang kaki kiri Cheddira. VAR terlalu terburu-buru. Itu adalah penalti,” katanya.
Hasil ini membuat AC Milan tetap memimpin klasemen sementara Serie A dengan 32 poin, namun posisi mereka terancam jika Napoli menang atas Udinese.
Sassuolo menempati peringkat ke-9 dengan 21 poin, memperpanjang tren positif setelah sebelumnya menumbangkan Fiorentina 3-1.
Editor : Ockta Prana Lagawira