Jawa Pos Radar Madiun - Inter Milan kembali berdiri sendirian di puncak klasemen Liga Italia.
Kemenangan krusial pada pekan 15 atas Genoa menjadi momentum penting yang langsung disikapi tegas oleh sang kapten, Lautaro Martinez.
Nerazzurri menaklukkan Genoa dengan skor 2-1 pada Senin (15/12/2025) dini hari WIB. Gol Yann Bisseck dan Lautaro Martinez memastikan tiga poin, meski Genoa sempat memperkecil ketertinggalan lewat Vitinha.
Hasil tersebut membawa Inter ke posisi teratas Serie A, memanfaatkan kegagalan para pesaing utama.
Napoli tumbang dari Udinese, sementara AC Milan hanya bermain imbang kontra Sassuolo, 2-2 di San Siro.
Situasi ini membuat Inter unggul sendirian setelah sebelumnya persaingan papan atas berlangsung sangat ketat.
Lautaro Martinez menilai kemenangan itu bukan sekadar tambahan poin, tetapi dorongan besar bagi mentalitas tim. Ia meminta seluruh skuad tetap fokus dan tidak terlena dengan posisi klasemen saat ini.
“Ini sangat berarti, kami kembali ke puncak karena kami telah bekerja keras, kami harus mengorbankan diri kami sendiri dan terlepas dari apa yang orang katakan tentang kami, kami fokus pada diri kami sendiri, bekerja keras, meningkatkan diri, berharap dapat memberikan kegembiraan kepada para pendukung ini,” ujar Lautaro kepada DAZN.
Kapten Inter tersebut juga menyinggung tekanan dan sorotan yang selalu mengiringi timnya. Menurut Lautaro, pujian maupun kritik adalah konsekuensi wajar bagi klub sebesar Inter Milan.
“Semua orang membicarakan Inter selama beberapa tahun terakhir karena kami telah melakukannya dengan baik. Sangatlah wajar jika ada kritik dan pujian,” katanya.
Kepercayaan diri Inter Milan kini berada di level tinggi. Lautaro menegaskan bahwa pesan di ruang ganti sangat jelas: menjaga konsistensi dan menuntaskan musim dengan gelar juara.
“Kami adalah tim yang sadar akan kekuatan kami, kami selalu berusaha memastikan Inter berada di puncak. Kedengarannya berulang-ulang, tapi itulah yang kami lakukan. Pesan di ruang ganti jelas, kami ingin melakukannya,” tegas penyerang Argentina itu.
Sementara itu, AS Roma yang menang tipis 1-0 atas Como tadi malam tetap bertahan di empat besar.
Gol penentu kemenangan tuan rumah dicetak oleh Wesley Franca di babak kedua.
Kemenangan ini membuat AS Roma menguat posisi di zona Liga Champions atau peringkat empat dengan 30 poin.
Sementara Como 1907, klub milik Hartono bersaudara, gagal naik ke zona kompetisi Eropa.
Mereka masih tertahan di urutan tujuh dengan 24 poin, terpaut satu poin dari Bologna di peringkat enam (Liga Conference) dan dua poin dari Juventus di urutan lima (Liga Europa), demikian yang dilansir laman resmi Serie A.
Persaingan papan atas Serie A pun dipastikan kian ketat memasuki paruh musim.
Berikut Klasemen Serie A Terbaru