Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Emas Cair Rp 1 Miliar, Bagaimana Nasib Bonus Peraih Medali Perak dan Perunggu di SEA Games 2025?

Mizan Ahsani • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:16 WIB
Menpora Erick Thohir menyerahkan medali kepada para peraih medali nomor gaya punggung 50m putra.
Menpora Erick Thohir menyerahkan medali kepada para peraih medali nomor gaya punggung 50m putra.

Jawa Pos Radar Madiun – Kabar gembira bagi peraih medali emas SEA Games 2025 sudah dipastikan, kantong tebal karena dijanjikan bonus Rp 1 miliar.

Namun, bagaimana nasib para atlet yang membawa pulang medali perak dan perunggu?

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, memberikan sinyal penting terkait hal ini.

Ia menyebut bahwa pemerintah saat ini masih melakukan kalkulasi untuk menentukan nilai yang pas bagi peraih perak dan perunggu.

Erick memberikan "bocoran" agar publik tidak terkejut jika nantinya ada ketimpangan nilai yang cukup besar antara emas dan medali di bawahnya.

"Belum, nanti kita diskusikan. Tapi pasti ya emas itu kan udah satu (Rp 1 miliar). Jangan kaget kalau perbedaan antara emas dan perak agak signifikan," tegas Erick, Senin (15/12) malam lalu.

Fokus Mentalitas Juara (Gold Mindset)

Ketimpangan nilai ini bukan tanpa alasan.

Menpora menegaskan bahwa hitungan utama keberhasilan negara di SEA Games adalah jumlah medali emas, bukan total perolehan seluruh medali.

Oleh karena itu, apresiasi terbesar memang difokuskan pemerintah untuk mereka yang berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya di podium tertinggi.

Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Saat pelepasan kontingen, Presiden memerintahkan agar bonus emas dinaikkan drastis dari sebelumnya (sekitar Rp 500 juta) menjadi Rp 1 miliar.

Tantangan ini langsung disanggupi oleh Menpora dan Menteri Sekretariat Negara.

Apakah Ada Kenaikan untuk Perak dan Perunggu?

Ketika ditanya apakah bonus perak dan perunggu juga akan mengalami kenaikan drastis layaknya emas, Erick belum bisa memastikan. "Nanti tunggu keputusan," jawabnya singkat.

Meski demikian, Erick memastikan negara tidak akan menutup mata.

Peraih medali perak dan perunggu tetap akan mendapatkan apresiasi tinggi sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka mengharumkan nama bangsa.

"Ya perak sama perunggu dapet lah, sudah berjuang. Kan itu sebagai tabungan dan masa depan mereka juga," imbuh Erick.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo untuk memajukan olahraga Indonesia berbasis data dan prestasi nyata, bukan sekadar partisipasi. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#perunggu #medali emas #Erick Thohir #SEA Games 2025 #menpora #perak #bonus