Jawa Pos Radar Madiun – Performa impresif Timnas U-22 Vietnam yang sukses menembus final SEA Games 2025 tak bisa dilepaskan dari sosok gelandang muda berbakat mereka, Nguyen Dinh Bac.
Pemain yang juga menjadi momok bagi Timnas Indonesia saat final Piala ASEAN U-23 Juli lalu ini tampil begitu dominan.
Melihat potensi besar anak asuhnya, pelatih kepala Vietnam, Kim Sang-sik, memberikan tantangan khusus.
Juru taktik asal Korea Selatan itu meminta Dinh Bac tidak cepat puas menjadi raja di liga lokal (V-League).
Tantangan Menembus Eropa atau Asia Timur
Kim Sang-sik menilai Dinh Bac memiliki talenta istimewa yang sayang jika hanya dihabiskan di kompetisi domestik.
Ia secara terbuka mendorong sang pemain untuk berani abroad alias berkarier di luar negeri.
"Dia telah memiliki banyak pengalaman di V-League, tapi saya juga mendorong dia untuk menantang diri sendiri di lingkungan lebih tinggi seperti di Eropa, Jepang, atau K-League (Korea Selatan)," tegas Kim Sang-sik dikutip dari laman resmi VFF.
Pesan ini disampaikan Kim secara personal sebelum pertandingan semifinal. Ia ingin Dinh Bac terus memacu diri mencapai target yang lebih tinggi.
Sabet 3 Kali Man of the Match
Pujian Kim Sang-sik bukan tanpa dasar. Statistik Dinh Bac sepanjang SEA Games 2025 di Thailand benar-benar berkilau.
Dalam tiga pertandingan krusial (Fase Grup hingga Semifinal), Dinh Bac mencatatkan rekor istimewa dengan selalu terpilih sebagai Pemain Terbaik (Man of the Match) di setiap laga.
Vs Laos (Fase Grup): Mencetak dua gol (brace) dalam kemenangan 2-1.
Vs Malaysia (Penentuan Grup): Mencetak 2 assist krusial dalam kemenangan 2-0.
Vs Filipina (Semifinal): Meski tanpa gol/assist, ia menjadi motor serangan utama dalam kemenangan 2-0.
"Saya berterima kasih kepada Dinh Bac yang telah berjuang keras dan menciptakan energi positif bagi seluruh tim," puji sang pelatih.
Meski didorong ke Eropa, tantangan Dinh Bac tidak mudah. Ia dibayangi rekam jejak buruk para seniornya yang gagal bersinar di Benua Biru.
Sebut saja Doan Van Hau yang gagal total di SC Heerenveen (Belanda) dan Nguyen Quang Hai yang kesulitan di Pau FC (Ligue 2 Prancis).
Namun, dengan konsistensi yang ia tunjukkan di SEA Games kali ini, publik Vietnam berharap Dinh Bac bisa mematahkan kutukan tersebut. Kini, fokus sang pemain adalah menuntaskan misi medali emas di laga Final SEA Games 2025 antara Thailand vs Vietnam, Kamis (18/12). (naz)
Editor : Mizan Ahsani