Jawa Pos Radar Madiun - Timnas Basket Putri Indonesia memastikan langkah ke semifinal SEA Games 2025 setelah tampil dominan dan menaklukkan Singapura dengan skor telak 77-37, Rabu (17/12) di Stadion Nimibutr, Bangkok.
Kemenangan ini membawa Indonesia menghadapi Filipina pada babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Kamis (18/12).
Timnas Basket Putri Indonesia juga membuka peluang besar untuk mencatat sejarah dengan mempertahankan gelar juara SEA Games dua edisi beruntun, jika mampu menyapu bersih dua laga tersisa menuju podium tertinggi.
Rekap Laga Perempat Final Indonesia vs Singapura
Sejak kuarter pertama, Garuda Pertiwi menunjukkan kontrol penuh atas permainan. Keunggulan fisik, disiplin bertahan, serta distribusi bola yang rapi membuat Singapura kesulitan mengembangkan permainan.
Adelaide Callista Wongsohardjo tampil sebagai pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 14 poin. Kontribusi solid juga datang dari Erinndita Prias Madafa yang menambahkan 12 poin, serta Agustina Elya Gradita Retong dengan 8 poin.
Di sektor pertahanan, Lea Elvensia Wolobubo Kahol menjadi tembok kokoh di area paint dengan catatan 7 rebound, memutus banyak peluang second chance Singapura.
Efektivitas Jadi Kunci Kemenangan
Indonesia tampil jauh lebih efektif dalam penyelesaian serangan. Akurasi tembakan dua angka mencapai 51,5 persen, menunjukkan efisiensi tinggi di bawah ring.
Sebaliknya, tembakan jarak jauh belum menjadi senjata utama. Timnas basket putri Indonesia hanya memasukkan 7 tripoin dari 29 percobaan, namun hal itu tak mengganggu dominasi permainan secara keseluruhan.
Permainan kolektif juga menjadi pembeda. Indonesia mencatat 17 assist, jauh lebih baik dibanding Singapura yang hanya membukukan 11 assist sepanjang laga.
Singapura Terjebak Strategi Tripoin
Singapura mencoba mengimbangi permainan Indonesia dengan mengandalkan tembakan jarak jauh. Mereka melepaskan 35 percobaan tripoin, namun hanya 9 yang berbuah angka.
Sebaliknya, Singapura hanya melakukan 10 percobaan tembakan dua angka, mencerminkan kesulitan mereka menembus pertahanan Indonesia.
Dari sisi kesalahan sendiri, Singapura melakukan 31 turnover, sementara Indonesia bermain lebih bersih dengan 18 turnover, mempertegas perbedaan kualitas dan kontrol permainan.
Editor : Ockta Prana Lagawira