Jawa Pos Radar Madiun - Partai penentuan nasib bakal dilakoni ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Moh Shohibul Fikri, pada laga pamungkas fase grup BWF World Tour Finals 2025, Jumat (19/12) hari ini.
Pasangan baru ini dijadwalkan menghadapi tembok kokoh asal China, Liang Weikeng/Wang Chang.
Ini menjadi laga hidup mati karena hasil pertandingan akan menentukan tiket lolos tidaknya mereka ke babak semifinal.
Sadar akan beratnya tantangan, Fajar/Fikri langsung bergerak cepat mengevaluasi performa.
"Kami mau konsultasi dengan pelatih bagaimana kami bisa meningkatkan stamina dan kecepatan. Kami juga harus fokus dalam poin-poin kritis karena itu sangat penting," ujar Fajar, dikutip dari PBSI.
Pelajaran Mahal dari India
Evaluasi ini dilakukan setelah mereka menelan kekalahan perdana yang menyakitkan dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada Kamis kemarin.
Fajar/Fikri kalah rubber game 11-21, 21-16, 11-21.
Fikri mengakui ketangguhan lawan yang memiliki pertahanan solid dan serangan mematikan.
"Pasangan India bermain sangat baik, sangat bagus sekali dari segi pertahanan serta serangannya. Mereka sangat rapat sekali, susah dimatikan juga sedangkan serangannya malah mematikan. Akhirnya kami banyak dalam kondisi tertekan," aku Fikri.
Persiapan Ekstra Lawan China
Fajar menyadari bahwa level kompetisi di BWF World Tour Finals sangat tinggi.
Tidak ada lawan mudah di babak delapan besar ini. Oleh karena itu, persiapan fisik dan mental menjadi kunci utama untuk menumbangkan wakil tuan rumah hari ini.
"Perlu persiapan yang sangat bagus, sangat baik untuk kejuaraan sebesar ini. Kami juga mendapat pelajaran dari sini untuk menghadapi turnamen di 2026," tambah Fajar.
Kini, harapan ganda putra Indonesia bertumpu pada pundak Fajar/Fikri untuk tampil habis-habisan dan mengamankan kemenangan krusial hari ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani