Jawa Pos Radar Madiun – Mimpi Timnas Basket Indonesia, baik sektor putra maupun putri, untuk mengawinkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand harus kandas.
Kedua tim dipaksa mengakui keunggulan raksasa basket Asia Tenggara, Filipina, pada babak semifinal di Stadion Nimibutr, Bangkok.
Kini, fokus Skuad Merah Putih dialihkan sepenuhnya untuk mengamankan medali perunggu.
Putra Kalah Tipis, Siap Habisi Malaysia
Timnas Basket Putra Indonesia harus menelan pil pahit usai kalah tipis 68-71 dari Filipina.
Manajer Timnas Basket Putra, Rivaldo Tandra, menyebut timnya sebenarnya sudah berjuang maksimal, namun terpeleset di momen krusial.
"Seluruh pemain dan tim pelatih sudah memberikan yang terbaik meskipun ada beberapa eror di crunch time," ujar Rivaldo di Bangkok, Jumat (19/12).
Kini, Rivaldo meminta pemain segera move on. Di perebutan tempat ketiga, Indonesia akan menantang Malaysia, yang sebelumnya dibantai Thailand 55-86.
"Laga selanjutnya adalah menghadapi Malaysia, kami harus dan akan mengambil pertandingan tersebut. Saya percaya para pemain layak mendapatkan medali," tegasnya.
Putri Terkendala Masalah Mental di Awal Laga
Nasib serupa dialami Timnas Basket Putri asuhan Gitautas Kievinas.
Mereka kalah 55-66 dari Filipina pada laga Kamis (18/12).
Manajer Timnas Basket Putri, Handoyo, menyoroti faktor mental sebagai biang keladi, terutama start yang lambat.
"Kami kalah karena jelas sekali, kembali lagi ke mental. Di kuarter pertama aja, kami defisit 14 poin dengan mudah dan terutama komunikasi di defense yang kurang bagus," evaluasi Handoyo.
Meski demikian, Handoyo optimistis anak asuhnya bisa bangkit di laga terakhir perebutan perunggu, mengingat secara kekuatan tim relatif seimbang dengan lawan.
"Peluang masih ada karena secara kekuatan tim kita tidak berada di bawah tim manapun di SEA Games ini. Hanya balik lagi ke mental kita. Siap atau tidak untuk bermain," tutupnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani