Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Strategi High Pressing Jalan Coach Shin Puji Progres Persebaya, Borneo FC Gagal Menjauh dari Kejaran Persija

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 21 Desember 2025 | 16:57 WIB
Coach Shin Sang-gyu menilai Persebaya ada progres tim.
Coach Shin Sang-gyu menilai Persebaya ada progres tim.

Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin saat menjamu Borneo FC pada lanjutan Super League 2025/2026.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12) malam, laga berakhir imbang 2-2 dalam duel yang berlangsung ketat hingga peluit akhir.

Meski hasil tidak sesuai target, asisten pelatih Persebaya, Shin Sang-gyu, tetap memberikan apresiasi terhadap perkembangan permainan timnya. Menurutnya, ada peningkatan signifikan dalam kerja kolektif dan performa individu pemain Bajul Ijo.

"Hasil pertandingan memang tidak sesuai harapan, namun peningkatan permainan tim menjadi catatan penting, terutama dari sisi kerja kolektif dan performa individu pemain," kata Shin dalam konferensi pers di Stadion GBT Surabaya, Jawa Timur, dikutip dari Antara, Sabtu (20/12) malam.

Shin secara khusus menyoroti kontribusi pemain anyar Persebaya, Diego Mauricio.

Penyerang asal Brasil tersebut dinilai menunjukkan pergerakan efektif, terutama saat berada di area kotak penalti lawan.

Menurut Shin, performa Diego bukan kejutan bagi tim pelatih karena sudah terlihat sejak sesi latihan.

Ia menegaskan bahwa ekspektasi terhadap sang pemain memang cukup tinggi sejak awal.

Selain itu, Shin juga menjelaskan perubahan peran Catur Pamungkas yang dimainkan sebagai sayap.

Keputusan tersebut disebut sebagai bagian dari rencana permainan, bukan langkah darurat akibat kondisi tim.

"Keputusan tersebut bukan bersifat darurat, melainkan bagian dari strategi yang telah disiapkan," ucapnya.

Gol Persebaya yang lahir dari situasi bola mati juga mendapat sorotan. Shin mengungkapkan bahwa set piece memang menjadi salah satu aspek yang terus diasah dalam latihan, meski bukan fokus utama.

Ia menambahkan, peningkatan kondisi fisik pemain turut mendukung penerapan taktik dengan intensitas tinggi.

"Fisik itu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi fondasi bagi penerapan taktik seperti high pressing dan intensitas permainan," tuturnya.

Dari kubu pemain, bek senior Leo Lelis turut angkat bicara. Ia mengakui tanggung jawabnya, termasuk atas gol bunuh diri yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

"Sebagai pemain senior, saya ingin menerima tanggung jawab dan memastikan hal itu tidak terulang," kata Leo.

Sementara itu, pelatih Borneo FC Fabio Araujo Lefundes menilai laga melawan Persebaya berlangsung dengan kualitas tinggi meski kedua tim tidak tampil dengan kekuatan penuh.

"Kami sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan baik dan unggul lebih dulu, namun situasi berubah setelah kami kebobolan sehingga laga berjalan ketat hingga akhir. Pertandingan ini sangat luar biasa," kata Fabio Lefundes dalam konferensi pers.

Fabio juga menyoroti keputusan wasit yang tetap mengesahkan gol Persebaya usai tinjauan VAR. Meski demikian, ia menegaskan tetap menerima hasil tersebut.

"Saya merasa ada yang salah dari keputusan itu, tapi kami harus menerimanya," tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa penyesuaian dilakukan pada babak kedua karena kondisi tim yang tidak ideal, termasuk adanya pemain yang mengalami cedera di tengah laga.

Menurut Fabio, tidak ada tim yang mampu tampil konsisten sepanjang musim tanpa hambatan.

"Selama saya melatih, tidak ada tim yang bisa konsisten 100 persen di liga," ucapnya.

Fabio menegaskan Borneo FC tetap berada dalam jalur kompetitif dan fokus mengamankan poin maksimal dalam sisa laga putaran pertama.

"Yang paling penting adalah menjaga pemain sebaik mungkin," katanya.

Dari sisi pemain, Dika Kuswardani bersyukur mendapat kesempatan tampil pada laga tersebut yang menjadi penampilan pertamanya musim ini.

"Ini pertandingan pertama saya musim ini dan sangat berkesan," kata Dika.

Ia menilai laga berjalan menarik meski hasil akhir belum sesuai harapan dan optimistis Borneo FC akan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#borneo fc #Shin Sang gyu #Stadion GBT #Persebaya Surabaya #Super League 2025 #Liga Indonesia #fabio lefundes #diego mauricio