Jawa Pos Radar Madiun – Rivalitas abadi antara Juventus dan Inter Milan tampaknya akan memanas di meja negosiasi bursa transfer.
Si Nyonya Tua (La Vecchia Signora) dikabarkan tengah memantau situasi gelandang Inter Milan, Davide Frattesi, yang masa depannya di San Siro semakin abu-abu.
Laporan dari CalcioMercato menyebutkan bahwa Juventus sangat serius mengamati perkembangan pemain Timnas Italia tersebut.
Frattesi dinilai gagal menemukan performa terbaiknya musim ini karena minimnya menit bermain yang diberikan.
Sulit Adaptasi di Era Chivu
Situasi Frattesi di Inter memburuk pasca perubahan kursi pelatih ke tangan Cristian Chivu.
Gelandang 26 tahun tersebut kesulitan mengamankan peran sentral dalam skema taktik baru Chivu.
Persaingan lini tengah Nerazzurri yang makin ketat membuat posisinya kian terpinggirkan, memicu spekulasi bahwa pintu keluar dari Giuseppe Meazza sudah terbuka lebar.
Faktor Spalletti Jadi Kunci Ketertarikan Juventus
Ketertarikan Juventus bukan tanpa alasan. Kehadiran Luciano Spalletti di kursi pelatih Juventus menjadi magnet utama.
Spalletti, yang pernah memoles Frattesi dengan gemilang di level Timnas Italia, memandang sang gelandang sebagai kepingan puzzle yang hilang.
Ia membutuhkan sosok gelandang box-to-box yang dinamis dan punya naluri mencetak gol tinggi seperti Frattesi.
Gayung bersambut. Frattesi dikabarkan menolak tawaran dari klub Turki, Fenerbahce, karena masih ingin bermain di Italia.
Reuni dengan Spalletti di Turin menjadi opsi yang paling menarik minatnya saat ini.
Inter Minta Thuram atau Cambiaso
Meski pemainnya tak betah, Inter Milan enggan melepas asetnya dengan harga murah ke rival domestik.
Manajemen Inter mematok banderol 30 juta euro - 35 juta euro (sekitar Rp 500 miliar) tanpa diskon.
Negosiasi makin rumit karena Inter mengajukan syarat pertukaran pemain yang berat.
Inter hanya mau melepas Frattesi jika Juventus menyertakan Khephren Thuram dalam kesepakatan. Juventus langsung menolak tegas opsi ini.
Inter juga meminati Andrea Cambiaso untuk menambal posisi Denzel Dumfries yang cedera. Namun, Juventus melabeli Cambiaso sebagai pemain tak tersentuh.
Hingga kini, nasib Frattesi masih menggantung. Namun satu hal yang pasti, jalan karier jangka panjangnya tampaknya tidak lagi berada di Kota Mode Milan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani