Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah mimpi besar tengah dirajut Juventus pada bursa transfer musim dingin yang mulai dibuka awal Januari mendatang.
Raksasa Turin itu dikabarkan memiliki ambisi untuk memulangkan gelandang Timnas Italia, Sandro Tonali, dari Premier League ke Serie A.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport (24/12), pelatih Juventus, Luciano Spalletti, disebut sangat menyukai gaya main Tonali.
Ia meminta manajemen yang dipimpin Damien Comolli dan direktur olahraga baru Marco Ottolini untuk menjajaki segala kemungkinan.
Meskipun Tonali merasa betah di Newcastle United, ide untuk kembali ke Italia dan membela klub top seperti Juventus dikabarkan cukup menggoda sang pemain.
Jonathan David Jadi Tumbal Pertukaran Pemain?
Masalah utamanya adalah finansial. Newcastle tidak berniat menjual, dan Juventus tidak punya dana tunai besar saat ini.
Namun, ada satu skenario yang bisa menjadi kunci pembuka negosiasi yakni Jonathan David.
Striker asal Kanada yang baru bergabung itu dinilai tampil mengecewakan dan kesulitan beradaptasi di Turin.
Gaji Tonali dilaporkan sebesar 7 juta euro plus 2 juta euro bonus (total sekitar Rp 150 miliar). Sebaliknya, David digaji 6 juta euro (batas tertinggi gaji di Juventus saat ini).
Jika Newcastle tertarik pada David, pertukaran pemain bisa menjadi solusi untuk menyeimbangkan neraca gaji.
Juventus bisa melepas beban gaji David untuk menampung gaji besar Tonali.
Baca Juga: AC Milan Krisis Pemain Belakang, Incar Bek Juventus dan Eks Kapten Inter di Bursa Transfer Januari
Opsi Peminjaman dan Penjualan Pemain Lain
Jika skenario tukar guling dengan David gagal, Juventus menyiapkan rencana B yaitu peminjaman dengan syarat pembelian.
Juve akan mengajukan peminjaman di Januari dengan kewajiban membeli permanen di musim panas, asalkan mereka lolos ke Liga Champions musim depan.
Untuk memuluskan rencana ini secara finansial, Juventus juga siap mengorbankan pemain muda seperti Fabio Miretti atau Vasilije Adzic demi mendapatkan dana segar.
Kehadiran Tonali dianggap krusial bagi visi Spalletti. Sang pelatih ingin menambah Italian Core dan kepemimpinan di lini tengah.
Jika Tonali datang, ia diproyeksikan berduet dengan Manuel Locatelli atau Khephren Thuram.
Sementara Teun Koopmeiners akan tetap dimainkan dalam peran hibrida sebagai bek/gelandang yang belakangan ini efektif dijalankannya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani