Jawa Pos Radar Madiun - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie gagal merebut posisi ketiga King Cup 2025 setelah takluk dari wakil Prancis Alex Lanier pada laga perebutan podium yang digelar di Shenzhen Bay Sports Center, Shenzhen, China, Minggu (27/12/2025).
Kekalahan ini membuat Jonatan harus puas mengakhiri turnamen eksklusif tunggal putra tersebut di peringkat keempat, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 17-21, 19-21.
Unggul di Awal, Jonatan Justru Tertikung
Jonatan Christie sejatinya tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Ia langsung membuka gim pertama dengan keunggulan cepat 5-2, memanfaatkan kesulitan Lanier membaca arah angin di sisi belakang lapangan.
Namun, perlahan situasi berubah. Kesalahan sendiri mulai muncul dari permainan Jonatan, membuat keunggulan tersebut tergerus.
Meski sempat memimpin di interval 11-9, keunggulan itu tidak bertahan lama.
Alex Lanier mampu menyamakan kedudukan menjadi 12-12, lalu berbalik unggul.
Sejak momen tersebut, Jonatan tampak kesulitan mengimbangi agresivitas Lanier. Kesalahan demi kesalahan membuat Jonatan kehilangan gim pertama dengan skor 17-21.
Gim Kedua: Pola Sama Terulang
Memasuki gim kedua, Jonatan kembali memulai laga dengan baik. Ia unggul lebih dulu dan sempat mengontrol permainan hingga kedudukan 8-5.
Meski demikian, Lanier terus memberi tekanan. Jonatan sempat tertikung 8-9, sebelum kembali memimpin tipis 11-10 di interval.
Duel berlangsung ketat dengan skor imbang hingga 13-13.
Salah satu momen unik terjadi saat Jonatan memukul kok yang sempat membentur net namun tetap jatuh di area permainan Lanier dan menghasilkan poin bagi wakil Indonesia.
Jojo tampak tersenyum dan mencium net sebagai ekspresi keberuntungan.
Namun, celah di sektor forehand Jonatan kembali dimanfaatkan Lanier.
Beberapa kali smes tajam Lanier sulit dikembalikan. Jonatan kembali tertinggal 15-16 dan meski sempat menyamakan skor menjadi 18-18, ia gagal menjaga momentum.
Kesalahan membaca bola di area belakang lapangan membuat Jonatan akhirnya kalah 19-21 di gim kedua.
Tetap Bawa Pulang Hadiah Besar
Meski gagal naik podium, finis di peringkat keempat bukan hasil buruk bagi Jonatan Christie.
Tunggal putra andalan Indonesia itu tetap berhak atas hadiah 250 ribu yuan, atau setara sekitar Rp600 juta.
Hasil ini menjadi catatan evaluasi bagi Jojo jelang turnamen besar berikutnya, terutama dalam menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan sendiri saat unggul lebih dulu.
Editor : Ockta Prana Lagawira