Jawa Pos Radar Madiun - Di balik keberhasilan Timnas Indonesia U16 melangkah ke partai final ASEAN Boys U16 (Piala AFF U16), perhatian publik justru tertuju pada sebuah detail sederhana di bawah mistar gawang.
Kamera menyorot Azmi, penjaga gawang Garuda Muda, dengan sepatu bola yang tampak usang dan koyak di beberapa bagian.
Seperti yang ditulis Ig @futsalseries, momen tersebut langsung menyedot perhatian warganet.
Di tengah gemerlap turnamen internasional, ketika pemain lain tampil dengan perlengkapan terbaru, Azmi justru berdiri tegak menjaga gawang Indonesia dengan sepatu yang warnanya telah memudar dan bagian luarnya mulai sobek.
Sepatu Koyak yang Menyimpan Cerita Perjuangan
Azmi, kiper muda asal SMAN 21 Bandung, mengakui sepatu tersebut bukan sekadar perlengkapan.
Sepatu itu menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sejak awal menekuni sepak bola.
“Saya masih nyaman memakainya. Ini sepatu perjuangan saya dari awal,” ujar Azmi dengan nada rendah hati.
Bagi Azmi, kenyamanan dan rasa percaya diri lebih penting dibanding tampilan perlengkapan.
Sepatu yang sama menemaninya melewati sesi latihan, pertandingan fase grup, hingga laga-laga krusial yang menentukan langkah Indonesia ke partai puncak.
Benteng Garuda Muda dari Fase Grup
Performa Azmi justru tampil konsisten dan meyakinkan sepanjang turnamen.
Sejak fase grup, ia harus menghadapi tekanan dari lawan-lawan kuat Asia Tenggara seperti Myanmar, Vietnam, Malaysia, hingga Brunei Darussalam.
Puncaknya terjadi saat Indonesia menghadapi Thailand, tim yang dikenal sebagai kekuatan dominan di level usia muda Asia Tenggara.
Di laga tersebut, Azmi tampil lugas, tenang, dan sigap membaca arah bola, menjaga gawang Indonesia tetap kompetitif hingga peluit akhir.
Imbang Lawan Thailand, Indonesia ke Final
Timnas Futsal U16 Indonesia memastikan tiket ke final usai bermain imbang 3-3 melawan Thailand pada laga pamungkas fase grup Piala AFF Futsal U-16 2025, Sabtu (27/12/2025) siang WIB.
Hasil tersebut cukup mengantarkan Garuda Muda melangkah ke partai final dan kembali bertemu Thailand, yang juga menjadi lawan pada laga penentuan juara.
Ulangan Duel Panas di Partai Puncak
Pertemuan Indonesia dan Thailand di final bukanlah yang pertama. Kedua tim telah saling menguji kekuatan di fase grup, dengan hasil imbang yang menunjukkan betapa ketatnya persaingan.
Pada laga final, Indonesia harus menghadapi tantangan tambahan karena Thailand berstatus tuan rumah dan akan mendapat dukungan penuh publik lokal.
Azmi kembali diproyeksikan menjadi salah satu kunci di bawah mistar gawang.
Harapan pada ‘Sepatu Perjuangan’ Azmi
Kisah Azmi menjadi pengingat bahwa di atas lapangan, bukan kemewahan perlengkapan yang menentukan hasil, melainkan mentalitas, kenyamanan, dan tekad membela lambang Garuda di dada.
Dengan sepatu yang sama, Azmi akan kembali berdiri di bawah mistar saat Indonesia menantang Thailand di final.
Publik pun berharap “sepatu perjuangan” tersebut kembali menjadi saksi ketangguhan Garuda Muda dalam perebutan gelar juara ASEAN Boys U-16.