Jawa Pos Radar Madiun – Ambisi AS Roma untuk memulangkan Giacomo Raspadori ke Serie A pada bursa transfer Januari menemui jalan terjal.
Tawaran yang diajukan klub Ibu Kota Italia tersebut dinilai terlalu rendah oleh pemilik sah sang pemain, Atletico Madrid.
Menurut laporan Diario AS, manajemen Giallorossi hanya bersedia mengajukan proposal peminjaman dengan opsi pembelian (option to buy) sebesar 17 juta euro (sekitar Rp 280 miliar).
Angka dan skema ini kabarnya kurang diminati oleh Atletico Madrid.
Pasalnya, klub asuhan Diego Simeone itu baru saja memboyong Raspadori dari Napoli pada Agustus lalu dengan mahar 22 juta euro plus bonus.
Atletico menegaskan tidak berniat merugi dalam investasi jangka pendek ini.
Mereka lebih menyukai jaminan penjualan permanen (kewajiban membeli), bukan sekadar opsi yang bisa batal di akhir musim.
Frustrasi Minim Jam Terbang
Keinginan Raspadori angkat kaki dari Spanyol dipicu oleh rasa frustrasi akibat minimnya menit bermain.
Sejak pindah ke La Liga, penyerang Timnas Italia berusia 25 tahun itu tercatat sudah tampil dalam 14 pertandingan kompetitif. Ia bahkan mampu menyumbang dua gol dan tiga assist. Namun, dari total penampilan tersebut, ia hanya dipercaya tampil sebagai starter sebanyak empat kali.
Galatasaray Siap Menelikung
Situasi alot antara Roma dan Atletico ini coba dimanfaatkan oleh raksasa Turki, Galatasaray.
Klub yang akan menjadi lawan Atletico Madrid di Liga Champions pada 21 Januari mendatang ini menawarkan skema yang berbeda.
Galatasaray mengajukan peminjaman murni tanpa opsi pembelian permanen.
Opsi ini bisa jadi lebih menarik bagi Atletico.
Dengan meminjamkan Raspadori ke Turki, sang pemain mendapatkan jam terbang tanpa tekanan transfer, dan Atletico bisa berharap nilai pasarnya kembali naik untuk dijual dengan harga layak di musim panas nanti. (naz)
Editor : Mizan Ahsani