Tahun Baru Chelsea Membara: Maresca Bisa Mundur sebelum Lawan City, Ada Intervensi Mainkan Pemain Tertentu?
Mizan Ahsani• Kamis, 1 Januari 2026 | 20:27 WIB
Enzo Maresca dalam siaran pers menjelang laga Chelsea vs Palace.
Pelatih Chelsea Enzo Maresca Berpotensi Hengkang, Rapat Darurat Digelar di Tahun Baru
Jawa Pos Radar Madiun – Awan mendung menyelimuti Stamford Bridge tepat di awal tahun 2026.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, dilaporkan berpotensi meninggalkan jabatannya secara mendadak, bahkan sebelum big match Premier League melawan Manchester City akhir pekan ini.
Laporan dari BBC menyebutkan bahwa langkah drastis ini dipertimbangkan Maresca setelah hubungannya dengan jajaran petinggi klub memburuk drastis dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi makin runyam setelah The Blues mencatatkan tren negatif di Liga Inggris.
Mereka hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir, yang membuat posisi mereka terlempar ke peringkat kelima, tertinggal jauh 15 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Rapat Darurat Internal Chelsea di Hari Tahun Baru
Indikasi kepergian Maresca menguat pasca laga imbang 2-2 melawan Bournemouth pada 30 Desember lalu.
Saat itu, Maresca absen dalam konferensi pers. Asisten manajer Willy Caballero berdalih Maresca "tidak enak badan", namun rumor menyebutkan sang pelatih sedang merenungkan masa depannya.
Puncaknya, Chelsea dikabarkan menggelar rapat direksi pada Hari Tahun Baru (1 Januari) untuk membahas situasi genting ini.
Ternyata Retak Sejak November?
Padahal, akhir November lalu situasi Chelsea tampak harmonis saat mereka duduk di posisi ketiga dan sukses menghancurkan Barcelona di Liga Champions. Namun, Desember menjadi bulan kelabu.
Keretakan hubungan disinyalir bermula dari pernyataan Maresca usai melibas Everton 2-0.
Ia menyebut "banyak orang telah menciptakan situasi terburuk" sejak ia bergabung. Pernyataan ini dianggap para petinggi klub sebagai serangan verbal yang ditujukan kepada mereka.
Intervensi Pemain Jadi Pemicu?
Meski Chelsea masih melaju ke semifinal Piala Liga, putaran ketiga Piala FA, dan bertahan di Liga Champions, Maresca dikabarkan tidak bahagia.
Sejumlah narasumber menyebutkan beberapa faktor non-teknis yang membuat pelatih asal Italia itu gerah.
Diduga ada dorongan dari manajemen untuk memainkan pemain tertentu.
Selain itu, Maresca merasa kurang mendapatkan perlindungan dari klub terkait kualitas pekerjaannya di tengah sorotan media.
Rencana awal klub sebenarnya baru akan mengevaluasi Maresca di akhir musim. Namun, dengan situasi yang kian panas, bukan tidak mungkin Maresca memilih angkat kaki lebih cepat, meninggalkan The Blues dalam krisis jelang duel berat kontra Manchester City. (naz)