Jawa Pos Radar Madiun - Persib Bandung naga-naganya bakal sibuk di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Maung Bandung baru saja mendepak Wiliam Marcilio, yang dinilai kurang memberikan kontribusi maksimal.
Persib butuh gelandang kreatif untuk pengganti Wiliam Marcilio.
Selain kebutuhan di lini tengah, Persib juga dikabarkan akan segera kehilangan Federico Barba, yang disebut-sebut bakal kembali ke Italia.
Jika Barba hengkang, satu slot pemain asing Persib akan terbuka.
Situasi ini membuat manajemen Maung Bandung harus mengambil keputusan strategis dalam waktu dekat.
Persib tengah berjuang di AFC Champions League Two serta Super League, sehingga tambahan pemain berpengalaman dinilai krusial.
Muncul rumor kencang Persib dikaitkan dengan gelandang andalan Kerala Blasters, Adrian Luna.
Nama Luna mencuat setelah masa depan kompetisi Liga India musim depan masih belum jelas.
Status peminjaman dinilai sebagai opsi realistis, mengingat Persib juga tengah menyiapkan komposisi skuad untuk menghadapi dua kompetisi sekaligus.
Adrian Luna merupakan figur sentral di lini tengah Kerala Blasters. Performanya yang konsisten membuat klub memperpanjang kontraknya dari 2024 hingga 2027.
Meski demikian, situasi kompetisi domestik membuka peluang bagi sang gelandang untuk mencari menit bermain di luar India.
Media India Sebut Asia Tenggara Jadi Tujuan
Media lokal India Sports Hub melaporkan bahwa Adrian Luna berpeluang meninggalkan Kerala Blasters dengan status pinjaman.
Asia Tenggara disebut sebagai destinasi lanjutan karier sang gelandang.
"Peminjaman ke klub luar negeri di Asia Tenggara, yang dikabarkan sebagai solusi."
"Pada akhirnya menjadi pilihan praktis bagi kedua belah pihak," tulis laporan India Sports Hub.
Pengalaman Luna yang pernah membela klub-klub Spanyol seperti Espanyol dan CE Sabadell membuatnya dinilai sebagai pemain matang yang siap beradaptasi di berbagai kompetisi.
Rekam Jejak dan Status Kapten di Kerala Blasters
Sejak bergabung dengan Kerala Blasters, Adrian Luna telah mencatatkan 87 penampilan dengan kontribusi 15 gol dan 27 assist.
Perannya tidak hanya sebatas kreator serangan, tetapi juga pemimpin di lapangan sebagai kapten tim.
Sebelum berkiprah di India, pemain berjuluk “The Magician” itu juga memiliki pengalaman di Australia bersama Melbourne City.
Di sana, ia menyumbangkan delapan gol dan 10 assist dari 52 pertandingan.
Julukan tersebut melekat berkat kemampuannya mengatur tempo permainan, visi umpan tajam, serta kecakapan menciptakan gol dari situasi sulit.