Jawa Pos Radar Madiun - M7 World Championship hari pertama langsung menyuguhkan laga timpang.
Match ketiga babak Wild Card mempertemukan Virtus Pro melawan RLG SE, Sabtu (3/1/2026).
Hasilnya, Virtus Pro tampil superior dan mengunci kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 tanpa balas.
Virtus Pro menurunkan komposisi andalan BadKot, Zauregoist, Bober, Pluto, dan Superegorka.
Di sisi lain, RLG SE mengandalkan HHN, Aashrit, Hehehehehe, Pancake, serta Daylight untuk meredam tekanan tim asal Rusia tersebut.
Game Pertama: RLG SE Tak Diberi Ruang Bernapas
Sejak early game, Virtus Pro langsung mengambil kendali penuh. Rotasi cepat, kontrol map rapi, serta eksekusi objektif yang presisi membuat RLG SE kesulitan mengembangkan permainan.
Sepanjang game pertama, wakil Vietnam itu hanya mampu mencatatkan dua kill.
Sebaliknya, Virtus Pro tampil dominan dengan total 17 kill, menegaskan jurang kualitas yang terlihat jelas di dalam permainan. Tanpa perlawanan berarti, Virtus Pro menutup game pertama dalam tempo singkat.
Game Kedua: Dominasi Berlanjut hingga Akhir
Memasuki game kedua, pola pertandingan tidak banyak berubah. Virtus Pro kembali mengontrol tempo sejak menit awal dan terus menekan setiap lini pertahanan RLG SE.
Meski mencoba tampil lebih disiplin, RLG SE tetap kesulitan menghadapi koordinasi team fight serta penguasaan objektif dari Virtus Pro.
Keunggulan demi keunggulan berhasil diamankan hingga akhirnya Virtus Pro kembali mengunci kemenangan dan menyapu bersih pertandingan.
Hasil ini memastikan Virtus Pro meraih kemenangan telak 2-0 atas RLG SE pada Wild Card M7 World Championship day 1.
Kemenangan dominan tersebut menjadi modal penting bagi Virtus Pro untuk menatap laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Editor : Ockta Prana Lagawira