Jawa Pos Radar Madiun - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan timnya tidak risau meski harus tampil tanpa sejumlah pemain kunci pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 menghadapi Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Minggu.
Dikutip dari laman resmi klub, pelatih asal Belanda itu menegaskan absennya pemain tidak boleh dijadikan alasan bagi PSIM untuk tampil di bawah standar.
"Sangat disayangkan ada beberapa pemain cedera. Namun, saya sudah tekankan sejak hari pertama bahwa pemain yang bukan starter harus selalu siap ketika tim membutuhkan," ungkap Van Gastel.
Pemain Absen, Pelapis Didorong Unjuk Gigi
Pada laga kontra Semen Padang, PSIM dipastikan kehilangan Anton Fase dan Yusaku Yamadera akibat cedera, serta Raka Cahyana yang harus menepi karena akumulasi kartu.
Menurut Van Gastel, kondisi tersebut justru menjadi momentum bagi pemain pelapis untuk membangun kepercayaan diri dan mempercepat kekompakan tim.
"Semakin lama Saku (Yusaku) cedera, semakin banyak kesempatan Teddy atau Andy bermain. Ini membuat chemistry mereka dengan tim terbentuk lebih cepat," tegasnya.
Penjelasan Medis Tim PSIM
Dokter tim PSIM Yogyakarta, Hansel, memaparkan kondisi terkini dua pemain yang harus absen dalam laga ini.
"Hasil rontgen Anton menunjukkan adanya cedera baru, yakni incomplete fracture pada jari jempol kaki kanan. Untuk Yusaku, rencananya kita istirahatkan sementara karena keluhan nyeri tendon Achilles, kemungkinan butuh waktu satu sekitar semingguan lagi pemulihannya," ungkap Hansel.
Posisi Klasemen Jelang Laga
PSIM Yogyakarta saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Super League dengan koleksi 24 poin dari 15 pertandingan.
Laskar Mataram unggul cukup jauh, yakni 14 poin, atas Semen Padang yang masih terpuruk di posisi ke-16.
Editor : Ockta Prana Lagawira