JAWA POS RADAR MADIUN – Chelsea FC memperlihatkan respons mental yang solid setelah kepergian Enzo Maresca.
Di tengah masa transisi dan tekanan besar, The Blues justru menunjukkan karakter dan kebersamaan saat laga Manchester City vs Chelsea dengan hasil 1-1 di Etihad Stadium pada 5 Januari 2026 dini hari WIB.
Pelatih interim Chelsea, Callum McFarlane, mengakui bahwa timnya berada dalam situasi sulit.
Namun, ia menilai para pemain mampu membuktikan kualitas mental yang kuat.
“Kami telah menghadapi banyak hal yang tidak menguntungkan, tetapi grup ini menunjukkan bahwa ketika punggung mereka sudah menempel ke dinding, mereka tetap memiliki talenta dan karakter untuk sukses. Saya benar-benar bangga dengan seluruh tim,” ujar McFarlane dilansir chelseafc.com.
Chelsea juga harus menghadapi kendala absennya sejumlah pemain inti.
Robert Sanchez dan Wesley Fofana tidak tampil melawan Manchester City setelah sebelumnya menjadi starter saat menghadapi Bournemouth.
McFarlane menjelaskan kondisi kedua pemain tersebut secara terbuka.
“Rob ditarik keluar sehari sebelumnya. Dia merasakan cederanya saat pemanasan melawan Bournemouth, tetap bermain, dan sempat berlatih pada Jumat. Namun saat latihan kemarin, kondisinya terasa tidak tepat,” jelasnya.
“Kami berusaha membantunya pulih, lalu Wes juga harus ditarik keluar saat makan siang hari ini karena suhu tubuhnya sangat tinggi,” lanjut McFarlane.
Meski diterpa masalah kebugaran, kebersamaan tim tetap terjaga. McFarlane menyoroti kehadiran para pemain yang cedera dan terkena skorsing tetap mendampingi skuad di stadion.
“Semua pemain yang cedera dan terkena skors hadir di sini. Itu menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan di tim ini,” ucapnya.
Ia juga menekankan peran sejumlah pemain senior dalam menjaga kekompakan skuad.
“Reece James, Tosin, dan Enzo Fernandez benar-benar menyatukan tim. Banyak orang mengira kami datang ke markas Manchester City tanpa peluang, tetapi kami tahu kualitas dan karakter yang kami miliki,” katanya.
Hasil imbang di Etihad dinilai sebagai cerminan dari persatuan Chelsea di dalam dan luar lapangan.
“Cara para pemain merespons situasi ini, baik di latihan maupun dalam pertandingan yang keras dan pantas berakhir imbang, menunjukkan betapa bersatunya kami sebagai tim,” tutup McFarlane. (den)
Editor : Deni Kurniawan