Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Merinding! Lolos dari Penyakit Mematikan, Striker Muda Inter Wujudkan Debut di San Siro

Mizan Ahsani • Senin, 5 Januari 2026 | 07:56 WIB
Pemain muda Inter, Matteo Lavelli.
Pemain muda Inter, Matteo Lavelli.

Profil Matteo Lavelli: Debut Serie A Inter Milan vs Bologna Usai Berjuang Lawan Penyakit Mematikan

Jawa Pos Radar Madiun – Stadion San Siro menjadi saksi bisu keajaiban hidup seorang Matteo Lavelli.

Dalam laga lanjutan Serie A di mana Inter Milan menang meyakinkan 3-1 atas Bologna, Minggu (4/1), terselip momen emosional di menit-menit akhir pertandingan.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, memasukkan remaja berusia 19 tahun itu ke lapangan untuk menggantikan Marcus Thuram.

Bagi Lavelli, 10 menit di lapangan itu bukan sekadar debut profesional, melainkan kemenangan atas maut.

2024 Divonis Meningitis

Siapa sangka, striker lincah yang baru saja berlari di rumput San Siro itu pernah terbaring tak berdaya di rumah sakit dua tahun silam.

Pada 2024, Lavelli diserang penyakit Meningitis parah.

Ia dirawat intensif selama satu bulan penuh. Kala itu, bukan hanya karier sepak bolanya yang terancam tamat, nyawanya pun berada di ujung tanduk.

Ketakutan akan gagal mengejar mimpi sempat menghantuinya dalam kegelapan ruang perawatan.

"Dua tahun lalu saya berada di rumah sakit. Hari ini, Chivu menyuruh saya melakukan apa yang saya bisa. Sebagai Interista, saya menikmati stadion ini semaksimal mungkin," ujar Lavelli.

Julukan Pocho dan Idola CR7

Lavelli, yang akrab disapa "Pocho" (mirip julukan Ezequiel Lavezzi), adalah fanatik Inter sejak kecil.

Tumbuh di Bernareggio, Brianza, ia mengidolakan Cristiano Ronaldo dan Marcus Thuram, pemain yang justru ia gantikan saat debut.

Perjalanannya menuju tim utama tidak mudah.

Musim panas lalu ia juga sempat naik meja operasi karena masalah Hernia (cedera yang sama dialami Davide Frattesi), yang membuatnya telat panas di awal musim.

Namun, kerja keras di tim Inter U-23 (Serie C) dan Primavera membuahkan hasil. Statistiknya cukup mentereng.

Ia meraih Juara Primavera musim lalu di bawah asuhan Zanchetta dan mencetak gol di Youth League melawan Arsenal dan Man City.

Total ia mencatatkan 16 penampilan di Serie C musim ini.

Kini, lubang hitam masa lalu itu telah tertutup rapat. Matteo Lavelli telah melangkah dari bangsal rumah sakit menuju panggung megah Serie A. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Lavelli #inter #serie a #inter milan #debut #pemain muda #chivu