Jawa Pos Radar Madiun - Teka-teki siapa sosok yang bakal menduduki kursi panas manajer Chelsea akhirnya menemui titik terang.
Liam Rosenior, pelatih muda yang sebelumnya menukangi Racing Strasbourg, dikabarkan telah mendarat di London, Inggris.
Kedatangan Rosenior ini memperkuat sinyal bahwa pengumuman resminya sebagai suksesor Enzo Maresca tinggal menunggu hitungan jam.
Langkah cepat manajemen The Blues ini diambil untuk segera menstabilkan performa tim di sisa musim kompetisi 2025/2026.
Berdasarkan laporan media Prancis, L’Equipe, Rosenior tidak datang sendirian.
Ia bertolak meninggalkan Prancis dengan didampingi dua petinggi kunci Racing Strasbourg, yakni Presiden Marc Keller dan Direktur Olahraga David Weir.
Baca Juga: Terungkap! Manajemen Chelsea Murka, Maresca Diam-Diam Main Belakang dengan Manchester City
Kehadiran para eksekutif ini mengindikasikan bahwa proses negosiasi finalisasi kontrak pelatih berusia 41 tahun tersebut sedang dikebut.
Manajemen Chelsea tampaknya ingin memastikan transisi kepelatihan berjalan mulus tanpa hambatan birokrasi.
Indikasi peresmian Rosenior juga diperkuat oleh pernyataan Calum McFarland, manajer sementara (caretaker) Chelsea.
Usai memimpin skuad The Blues menghadapi Manchester City, McFarland memberikan kode keras bahwa tugasnya akan segera berakhir.
"Ketika menerima jabatan ini, saya diberitahu bahwa saya hanya akan menangani tim untuk laga melawan Man City. Jadi, hanya ada 3 hari bersama tim," ujar McFarland via BBC, Senin (5/1).
"Ada kemungkinan manajer baru sudah ada di sini pada hari Senin," tambahnya, yang semakin menguatkan rumor bahwa Rosenior adalah pilihan utama.
Proses perpindahan Rosenior dari Strasbourg ke Chelsea diprediksi tidak akan menemui kendala berarti.
Pasalnya, Strasbourg merupakan sister club dari Chelsea di bawah naungan konsorsium BlueCo.
Dengan pemilik yang sama, administrasi perpindahan pelatih antar-klub ini menjadi jauh lebih fleksibel dibandingkan merekrut pelatih dari klub rival.
Sejak Enzo Maresca didepak tepat pada pergantian tahun baru 2026, nama Rosenior memang langsung mencuat.
Kiprah apiknya membawa Strasbourg bersaing di papan tengah Ligue 1 menjadi nilai jual utama, selain filosofi permainannya yang dinilai cocok dengan visi pemilik Chelsea.
Kepergian Rosenior tentu meninggalkan celah di tubuh Strasbourg. Namun, manajemen klub Prancis tersebut dilaporkan sudah bergerak cepat.
Nama Gary O’Neil, mantan pelatih Wolverhampton Wanderers yang melatih pada paruh pertama musim 2024-25, santer disebut sebagai kandidat kuat pengganti Rosenior.
Marc Keller dan David Weir disebut-sebut sudah menjalin komunikasi untuk mengisi kekosongan kursi pelatih agar performa Strasbourg di Ligue 1 tidak limbung.
Kini, fans Chelsea di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, hanya tinggal menunggu rilis resmi dari klub asal London Barat tersebut.
Mampukah Liam Rosenior mengangkat kembali kejayaan The Blues? (naz)
Editor : Mizan Ahsani