Jawa Pos Radar Madiun - Upaya Juventus untuk memulangkan Federico Chiesa menemui batu sandungan.
Meski komunikasi dengan Liverpool sudah terjalin langsung, namun negosiasi masih berjalan alot dan belum menghasilkan kesepakatan konkret.
Dalam pertemuan terbaru yang digelar Selasa (7/1), jajaran eksekutif Juventus duduk satu meja dengan perwakilan Liverpool, disertai agen serta perantara sang pemain.
Dari sisi pemain, sinyalnya terbilang positif. Chiesa disebut tidak menutup pintu untuk kembali ke Turin.
Juventus Butuh Penyerang Fleksibel
Dalam evaluasi internal, Juventus memang tengah mencari tambahan di lini depan.
Sejumlah profil penyerang nomor sembilan sudah masuk radar, namun prioritas klub mengarah pada pemain yang mampu mengisi banyak peran.
Baik sebagai winger, second striker, maupun penyerang pendukung. Chiesa dinilai cocok dengan kebutuhan itu.
Pengalamannya di Serie A, pemahaman sistem permainan Juventus, serta kemampuannya bermain lintas posisi membuatnya masuk kategori ideal.
Namun, semua itu masih harus berhadapan dengan realitas negosiasi antarklub.
Juventus Terkendala Skema Transfer
Masalah utama dalam negosiasi ini bukan terletak pada nilai gaji atau tuntutan personal pemain.
Kendala justru muncul pada skema transfer yang diinginkan kedua klub.
Juventus cenderung menjajaki opsi peminjaman sebagai langkah awal, sejalan dengan kebijakan kehati-hatian finansial dan fleksibilitas skuad.
Sebaliknya, Liverpool bersikap tegas. Klub asal Inggris itu hanya bersedia membuka pintu peminjaman jika disertai klausul kewajiban membeli yang hampir otomatis di akhir masa pinjam.
Skema tersebut dinilai berisiko oleh Juventus, terutama jika mempertimbangkan konsistensi performa dan kondisi kebugaran pemain.
Negosiasi Masih Berlanjut
Meski terdapat perbedaan pandangan, kedua pihak belum menutup pembicaraan.
Juventus dan Liverpool dijadwalkan kembali bertemu dalam waktu dekat untuk mencari jalan tengah.
Seperti dilaporkan La Stampa, arah negosiasi kini sangat bergantung pada apakah Juventus bersedia menerima skema kewajiban beli, atau Liverpool melunak dengan opsi lain. (cor)
Editor : Andi Chorniawan