Jawa Pos Radar Madiun - Hasil imbang di Emirates Stadium membuat Arsenal gagal memperlebar jarak menjadi delapan poin di puncak klasemen Liga Inggris.
Di sisi lain, Liverpool berhasil mengamankan satu poin berharga yang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan.
Arsenal tetap memperlebar jarak dari Manchester City dan Aston Villa menjadi enam poin, namun performa babak kedua memunculkan tanda tanya soal konsistensi dalam perburuan gelar.
Szoboszlai Jadi Pembeda Permainan Liverpool
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai tampil sebagai figur paling menonjol di lapangan.
Pergerakannya di lini tengah menjadi sumber keseimbangan, progresi bola, sekaligus ancaman konstan bagi pertahanan Arsenal.
Penampilannya membuat Liverpool mendominasi babak kedua, baik dari penguasaan bola maupun intensitas serangan.
Rapor Pemain Arsenal
Arsenal:
Raya (6), Kayu (7), Saliba (7), Gabriel (7), Hincapie (6), Zubimendi (6), Odegaard (6), Rice (6), Saka (7), Gyokeres (5), Trossard (6).
Pemain pengganti:
Lewis-Skelly (5), Jesus (6), Martinelli (5), Eze (n/a), Madueke (n/a).
Gyokeres menjadi sorotan negatif dengan kontribusi minimal di lini depan, sementara Bukayo Saka tampil paling konsisten di sektor sayap.
Rapor Pemain Liverpool
Liverpool:
Alisson (7), Bradley (7), Konate (7), Van Dijk (7), Kerkez (7), Gravenberch (7), Szoboszlai (8), Mac Allister (7), Frimpong (8), Gakpo (7), Wirtz (6).
Pemain pengganti:
Gomez (n/a).
Selain Szoboszlai, Jeremie Frimpong menjadi ancaman serius lewat sisi kanan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Analisis Sky Sports: Arsenal Masih Jauh dari Aman
Nick Wright dari Sky Sports menyoroti penurunan Arsenal selepas jeda.
"Arsenal unggul enam poin. Hasil imbang bukanlah bencana. Tetapi gelar ini masih jauh dari kepastian jika mereka bermain seburuk yang mereka lakukan di babak kedua."
"The Gunners hampir mencuri kemenangan dengan sundulan Gabriel di menit-menit akhir. Bek lawan sampai menutupi wajahnya dengan tangan."
"Namun itu hanyalah satu dari tiga tembakan Arsenal di babak kedua, yang semuanya terjadi di waktu tambahan. Arsenal hanya memiliki 35 persen penguasaan bola setelah jeda."
"Liverpool hampir tidak perlu bersusah payah dalam bertahan dan merasa seharusnya mereka bisa memenangkan pertandingan ini."
Arteta Soroti Jadwal Padat dan Momentum
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menilai laga ini sebagai bagian dari periode berat pasca-Natal.
"Kita tahu bahwa selisihnya sangat tipis. Saya rasa kita memiliki dua bagian yang berbeda."
"Babak kedua sedikit lebih sulit."
"Jika Anda tidak bisa memenangkannya, Anda juga tidak bisa kalah."
"Kami baru saja menyelesaikan jadwal yang sangat padat."
Arne Slot Puas dengan Dominasi Babak Kedua
Pelatih Liverpool Arne Slot memuji sikap dan kontrol timnya.
"Di babak kedua, keadaannya justru sebaliknya, di mana kami mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang 45 menit di separuh lapangan mereka."
"Satu-satunya hal yang kurang dari penampilan kami adalah momen-momen di sekitar kotak penalti."
"Melawan tim Arsenal yang memiliki momentum bagus, menampilkan performa seperti ini adalah sesuatu yang sangat positif bagi saya."
Editor : Ockta Prana Lagawira