Jawa Pos Radar Madiun – Kabar panas datang dari bursa transfer pemain. Gelandang gaek berdarah Batak, Radja Nainggolan, kembali menjadi rebutan.
Nama mantan bintang AS Roma dan Inter Milan itu santer disebut masuk dalam radar sejumlah klub Super League Indonesia.
Namun, klub-klub tanah air tidak sendirian.
Mereka harus bersaing ketat dengan klub dari Thailand dan tim lokal Belgia yang siap menampung Sang Ninja di fase akhir karirnya.
Kontrak di Lokeren Masih Ada, Tapi...
Saat ini, pemain berusia 37 tahun tersebut sejatinya masih terikat kontrak dengan klub Belgia, Lokeren, hingga 30 Juni 2026 mendatang.
Meski demikian, status kontrak itu bukan harga mati.
Nainggolan membuka peluang lebar untuk angkat kaki jika ada tawaran yang lebih menjanjikan, baik secara proyek jangka panjang maupun finansial.
Bos Lokeren, Hans Van Duysen, dikabarkan bersikeras ingin mempertahankannya, namun sang pemain tampaknya memiliki keinginan lain yang ingin dipenuhi.
Digoda Gaji Tinggi Klub Belgia dan Asia
Di Belgia, klub Patro Eisden menjadi peminat paling serius. Nainggolan bahkan mengakui secara terbuka bahwa tawaran dari Patro sangat menggoda dompetnya.
"Ada ketertarikan konkret dari Patro dan itu lebih menarik, baik untuk jangka panjang maupun secara finansial," ujar Nainggolan dikutip dari HLN.
"Saya masih pemain Lokeren dan saya punya rasa hormat yang besar terhadap klub. Namun, tawaran dari Patro sangat menarik," tambahnya.
Selain Patro, media Belgia melaporkan bahwa ketertarikan dari klub Indonesia dan Thailand juga cukup intens.
Nainggolan kini tengah menimbang opsi terbaik untuk menutup karir profesionalnya dengan manis.
Memori Bhayangkara FC
Indonesia jelas bukan medan asing bagi Nainggolan. Pada 2024 lalu, ia sempat mencicipi atmosfer sepak bola tanah air dengan berseragam Bhayangkara FC.
Kala itu, meski singkat, kontribusinya cukup terasa.
Tampil dalam 10 pertandingan, ia sukses mencetak satu gol dan menyumbangkan tiga assist.
Akankah Radja Nainggolan kembali merumput di stadion-stadion Indonesia tahun ini? Kita tunggu saja manuver klub-klub Super League. (naz)
Editor : Mizan Ahsani