Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sejarah Pertemuan Persib vs Persija hingga BRI Super League 2026: Waspada, Macan Kemayoran Datang Bawa Ambisi Besar

Mizan Ahsani • Jumat, 9 Januari 2026 | 14:50 WIB
Tiket Persib vs Persija 11 Januari 2026 di GBLA resmi dijual via PERSIB App.
Tiket Persib vs Persija 11 Januari 2026 di GBLA resmi dijual via PERSIB App.

Jawa Pos Radar Madiun - Duel Persib Bandung melawan Persija Jakarta selalu menghadirkan cerita besar.

Rivalitas yang sudah terbangun sejak era Perserikatan kini kembali memanas jelang pertemuan pekan ke-17 Super League 2025/26.

Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 11 Januari 2026 pukul 15.30 WIB, bukan hanya soal tiga poin.

Ini tentang momentum, gengsi, dan arah sejarah.

Rekor Sepanjang Sejarah: Persib Unggul Tipis

Jika ditarik sejak pertemuan awal di era Perserikatan pada dekade 1930-an, Persib tercatat lebih sering keluar sebagai pemenang.

Dalam lebih dari 170 laga lintas era, Persib mencatatkan kemenangan terbanyak, disusul Persija, sementara hasil imbang juga cukup mendominasi.

Pertandingan: 170

Persib menang: 60 lebih

Persija menang: 50 lebih

Imbang: 55 lebih

 

Era Liga Indonesia: Persija Lebih Dominan

Situasi berubah sejak kompetisi Galatama dan Perserikatan dilebur menjadi Liga Indonesia pada 1994.

Dalam format liga profesional ini, Persija Jakarta justru tampil lebih efektif saat menghadapi Persib.

Dari sekitar 50 pertemuan resmi di era Liga Indonesia hingga 2026, Persija mengoleksi 19 kemenangan.

Persib berada di belakang dengan 12 kemenangan, sementara 19 laga lainnya berakhir tanpa pemenang.

Statistik ini menegaskan bahwa Persija lama menjadi momok bagi Persib di era modern, meski jarak tersebut perlahan mulai terkejar dalam beberapa musim terakhir.

Beckham Putra Kembali, Mental Jadi Kunci

Kabar positif datang dari kubu Persib. Beckham Putra Nugraha dipastikan siap tampil setelah kondisinya membaik pascacedera.

Gelandang asli Bandung itu menegaskan bahwa laga melawan Persija harus dijalani dengan kepala dingin, tanpa terbebani tekanan berlebihan.

"Ya, antusiasmenya hampir sama saja seperti pertandingan sebelumnya. Yang terpenting kita bisa memenangkan pertandingan di momen ini," ujar Beckham.

Ia juga menegaskan bahwa tekanan adalah bagian dari identitas Persib, bukan hanya saat menghadapi Persija.

"Tekanan jika bermain untuk Persib adalah hal yang wajar. Bukan hanya lawan Persija, setiap pertandingan ada tekanan besar untuk kita. Sebagai pemain, kita nikmati pertandingan ini. Tugas kita adalah terus memberikan semua kemampuan terbaik."

Kembalinya Beckham memberi warna tambahan di lini tengah Persib, terutama dalam menjaga ritme dan transisi permainan.

Persija Datang dengan Hormat, Bukan Takut

Di sisi lain, Persija tak datang ke Bandung dengan mental inferior.

Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa timnya melakukan persiapan serius untuk menghadapi Persib.

“Di minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain timnas juga di sana,” kata Mauricio.

Meski mengakui kekuatan tuan rumah, Persija tetap membawa ambisi besar. Mauricio memastikan Macan Kemayoran akan bermain dengan identitas sendiri, tanpa mengorbankan keberanian.

Persija menyadari bahwa satu kesalahan kecil di laga seperti ini bisa berakibat fatal. Karena itu, pendekatan taktis dan disiplin menjadi fokus utama. (naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#Persija Jakarta #jadwal #statistik #sejarah #Beckham Putra #big match #persib vs persija #rekor pertemuan #Super League #Mauricio Souza #Persib Bandung #head to head