Jawa Pos Radar Madiun – Legenda hidup Juventus, Ciro Ferrara, angkat bicara mengenai manuver mantan klubnya di bursa transfer Januari 2026 ini.
Eks bek tangguh yang kini menjadi komentator DAZN itu secara terbuka mendukung rencana kepulangan Federico Chiesa ke Turin, serta mendesak manajemen Si Nyonya Tua untuk memboyong gelandang Timnas Italia, Sandro Tonali.
Menurut Ferrara, langkah ini krusial untuk mengembalikan "DNA Italia" yang selama ini menjadi identitas Juventus.
Baca Juga: Federico Chiesa Ngebet Balik ke Juventus, tapi Dua Masalah Ini Masih Menghambat
Dukung Chiesa Pulang Kampung dan Rekrut Tonali
Isu kembalinya Chiesa (Chiesa Bis) semakin santer terdengar. Ferrara menilai ini adalah solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
"Terutama bagi Federico, dia membutuhkan ruang dan menit bermain untuk bangkit kembali," ujar Ferrara.
"Juventus harus lebih mengandalkan pemain Italia, itu ada dalam DNA-nya. Tonali pantas diperjuangkan sekarang (Januari) atau di musim panas nanti," tegasnya.
Efek Magis Luciano Spalletti
Selain bursa transfer, Ferrara juga memuji dampak instan pelatih Luciano Spalletti di kursi kepelatihan Juventus.
Menurutnya, Spalletti sukses mengembalikan senyum dan kepercayaan diri skuad Bianconeri.
Hal ini terlihat dari cara Spalletti menangani Jonathan David.
Striker Timnas Kanada itu sempat terpuruk usai gagal penalti, namun Spalletti tetap memasangnya sebagai starter saat melawan Sassuolo.
Kepercayaan itu dibayar tuntas dengan gol, di mana David langsung dipeluk oleh rekan-rekannya.
"Spalletti bisa saja menghukum David karena cara dia menendang penalti itu. Tapi Luciano justru memberinya kepercayaan, dan itu terbayar. Dia mengembalikan harga diri tim," puji Ferrara.
"Jangan bercanda. Bremer adalah pemain top dunia di posisinya dan bek terbaik di Italia saat ini," katanya.
Terkait bintang muda Kenan Yildiz yang sedang negosiasi perpanjangan kontrak, Ferrara mengingatkan agar publik tidak membebaninya dengan label The Next Del Piero.
"Kenan baru 20 tahun. Ale (Del Piero) memenangkan segalanya karena dia punya tim hebat di belakangnya. Lebih baik hentikan perbandingan itu demi kebaikan Yildiz," pungkasnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani