Jawa Pos Radar Madiun – Harapan PSM Makassar untuk keluar dari tekanan belum juga terwujud.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Juku Eja justru kembali menelan kekalahan setelah dipaksa menyerah 0-2 dari Bali United pada lanjutan BRI Super League musim 2025/2026.
Hasil ini membuat situasi PSM semakin mengkhawatirkan. Alih-alih bangkit, mereka justru memperpanjang catatan hasil buruk di paruh akhir putaran pertama.
Laga belum benar-benar berjalan ketika gawang PSM sudah kebobolan. Baru satu menit pertandingan dimulai, Mirza Mustafic sukses memanfaatkan umpan terukur Thijmen Goppel untuk menaklukkan Reza Arya.
Gol cepat tersebut langsung memukul mental tuan rumah. PSM berusaha merespons dengan meningkatkan tempo, namun permainan mereka kembali terganggu setelah insiden kartu merah di menit ke-24.
Syahrul Lasinari harus meninggalkan lapangan lebih awal usai menerima kartu kuning kedua.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat beban PSM semakin berat, meski mereka tetap berusaha menjaga keseimbangan permainan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSM justru tampil lebih berani meski kalah jumlah pemain. Organisasi permainan mereka cukup rapi untuk menahan gempuran Bali United dalam waktu lama.
Bali United beberapa kali mencoba memperbesar keunggulan, namun solidnya pertahanan PSM dan sejumlah penyelamatan Reza Arya membuat skor tetap bertahan 0-1 hingga waktu normal berakhir.
Tambahan waktu delapan menit sempat memberi secercah harapan bagi PSM untuk mencuri gol penyama. Namun, harapan itu pupus di menit-menit akhir.
Gol Penutup dan Kartu Merah Tambahan
Petaka kembali datang di masa injury time. Thijmen Goppel memanfaatkan kelengahan lini belakang PSM dengan cerdik, mengecoh Reza Arya yang keluar dari sarangnya, lalu menceploskan bola ke gawang kosong pada menit ke-90+4.
Situasi PSM semakin rumit setelah Ananda Raehan diganjar kartu merah langsung. Pemain pengganti tersebut tertangkap kamera melakukan sikutan terhadap pemain Bali United.
Dengan waktu tersisa yang sangat minim dan hanya bermain dengan sembilan pemain, mustahil bagi PSM mengejar ketertinggalan. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga usai.
PSM Terpuruk, Bali United Terus Menanjak
Kekalahan ini memperpanjang derita PSM Makassar menjadi empat laga beruntun tanpa kemenangan. Mereka kini tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 19 poin.
Sebaliknya, Bali United semakin menunjukkan konsistensi.
Tim asuhan Johnny Jansen mencatat enam pertandingan tanpa kekalahan sekaligus enam laga beruntun tanpa kebobolan.
Tambahan tiga poin membawa Serdadu Tridatu naik ke posisi ketujuh dengan koleksi 27 poin.
Performa solid Bali United membuat mereka kembali masuk dalam persaingan papan atas, sementara PSM harus segera berbenah jika tak ingin semakin tenggelam di putaran kedua. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani