BANDUNG - Persib Bandung memastikan diri sebagai juara paruh musim Liga 1 Indonesia atau Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 11 Januari 2026.
Gol kemenangan Maung Bandung lahir cepat pada menit kelima. Berawal dari serangan balik di sisi kanan, Berguinho melakukan aksi individual sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan Beckham Putra menjadi gol penentu.
Hasil ini menempatkan Persib di puncak klasemen akhir putaran pertama dan kembali menghidupkan diskusi klasik: seberapa besar peluang juara paruh musim mengakhiri kompetisi sebagai kampiun?
Jejak Juara Paruh Musim Liga 1 dari Tahun ke Tahun
Dalam beberapa musim terakhir sejak Liga 1 bergulir pada 2018, status juara paruh musim kerap menjadi indikator kekuatan tim.
Namun, sejarah menunjukkan tak semua pemuncak putaran pertama mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Persib Bandung – Liga 1 2018
Persib tampil kuat di putaran pertama Liga 1 2018 dengan raihan 29 poin hasil delapan kemenangan, lima imbang, dan empat kekalahan di bawah asuhan Mario Gomez.
Namun, Maung Bandung gagal mempertahankan momentum dan harus puas finis di posisi keempat klasemen akhir.
Gelar juara musim itu justru diraih rival mereka, Persija Jakarta, dengan selisih 10 poin.
Bali United – Liga 1 2019
Bali United menjadi juara paruh musim Liga 1 2019 dengan performa konsisten bersama Stefano Cugurra.
Hingga pekan ke-17, Serdadu Tridatu mengoleksi 40 poin dari 13 kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Stabilitas permainan membawa Bali United menuntaskan musim sebagai juara dengan 64 poin, unggul jauh dari Persebaya Surabaya. Itu menjadi gelar Liga 1 pertama dalam sejarah klub.
Bhayangkara FC – Liga 1 2021/2022
Setelah kompetisi sempat terhenti akibat pandemi, Bhayangkara FC tampil dominan pada putaran pertama Liga 1 2021/2022.
Mereka mengoleksi 37 poin dan menyandang status juara paruh musim.
Namun, perjalanan di putaran kedua tak berjalan mulus.
Bhayangkara FC finis di peringkat ketiga klasemen akhir, sementara Bali United kembali keluar sebagai juara.
PSM Makassar – Liga 1 2022/2023
PSM Makassar menunjukkan konsistensi sejak awal Liga 1 2022/2023. Dengan 33 poin dari sembilan kemenangan, enam imbang, dan satu kekalahan, Juku Eja menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim.
Dominasi itu berlanjut hingga akhir kompetisi. Tim asuhan Bernardo Tavares memastikan gelar juara dengan 75 poin, unggul sembilan angka dari Persija Jakarta.
Borneo FC – Liga 1 2023/2024
Borneo FC mengakhiri putaran pertama Liga 1 2023/2024 sebagai juara paruh musim dengan 35 poin hasil 10 kemenangan, lima imbang, dan dua kekalahan.
Baca Juga: Rekap Hasil Lengkap Final Malaysia Open 2026: China dan Korea Berbagi Dua Gelar, Malaysia Gigit Jari
Di bawah arahan Pieter Huistra, Pesut Etam menunjukkan kekompakan tim dan sempat menjadi kandidat kuat juara. Namun status juara paruh musim belum tentu berujung trofi di akhir musim.
Persib Bandung – Liga 1 2024/2025
Pada musim 2024/2025, Persib kembali menyandang status juara paruh musim usai menang 1-0 atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo.
Gol tunggal Persib dicetak Tyronne del Pino pada menit ke-54 melalui sundulan memanfaatkan umpan Ciro Alves. Kemenangan tersebut menegaskan dominasi Persib di putaran pertama kompetisi.
Juara Paruh Musim: Prestasi Awal, Bukan Jaminan
Catatan sejarah menunjukkan bahwa status juara paruh musim tidak selalu berbanding lurus dengan gelar juara di akhir kompetisi.
Dari daftar tersebut, hanya Bali United dan PSM Makassar yang mampu menuntaskan musim sebagai kampiun setelah memimpin putaran pertama.
Kini, Persib kembali berada di titik yang sama pada Super League 2025/2026.
Konsistensi, kedalaman skuad, dan stabilitas performa di putaran kedua akan menjadi penentu apakah Maung Bandung mampu mengubah status juara paruh musim menjadi gelar juara liga.
Editor : Ockta Prana Lagawira