Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Keluarga Thom Haye Jadi Sasaran Ancaman Pembunuhan, Bos Persib Janji Seret Pelaku ke Penjara

Mizan Ahsani • Senin, 12 Januari 2026 | 16:28 WIB

Thom Haye bergabung dengan Persib Bandung di BRI Super League 2025-2026.
Thom Haye bergabung dengan Persib Bandung di BRI Super League 2025-2026.

Jawa Pos Radar Madiun – Euforia kemenangan Persib Bandung atas rival abadinya, Persija Jakarta, dalam laga El Clasico BRI Super League (11/1) ternoda aksi tak terpuji oknum suporter.

Di tengah pesta kemenangan 1-0 di GBLA, kabar mengejutkan datang dari gelandang andalan Maung Bandung, Thom Haye.

Pemain berjuluk The Professor ini mengungkapkan bahwa keluarganya menerima teror mengerikan berupa ancaman pembunuhan usai laga panas tersebut.

Kabar ini sontak membuat telinga Manajemen Persib merah. Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengecam keras tindakan pengecut tersebut dan memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam.

Baca Juga: Thom Haye Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan usai Laga Persib vs Persija: Diungkap The Professor lewat Instastory

Umuh Muchtar Murka

Umuh Muchtar menegaskan bahwa rivalitas sepak bola hanya berlaku selama 90 menit di lapangan.

Segala bentuk ancaman terhadap nyawa, apalagi yang menyasar keluarga pemain, adalah tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi.

"Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan," tegas Umuh di Bandung, Senin.

Sosok yang akrab disapa Wa Haji ini meminta Thom Haye untuk tetap tenang. Ia menjamin manajemen akan pasang badan melindungi sang pemain.

Baca Juga: Benarkah Rekrutmen PPPK Guru dan Dosen Dihapus? CPNS 2026 Disebut Jadi Satu-satunya Jalan, Simak Penjelasannya

Jejak Digital Tak Bisa Bohong, Polisi Siap Bertindak

Umuh mengingatkan para pelaku teror bahwa di era digital, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Pihak Persib siap menyerahkan kasus ini ke aparat kepolisian untuk diusut tuntas.

"Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami akan serahkan kepada pihak berwajib," ancam Umuh.

Ia memastikan pelaku yang berani mengetik ancaman tersebut harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Baca Juga: Awal Tahun Bidik Ponorogo Lagi, KPK Periksa Ketua KONI Sugiri Heru Sangoko dan ASN Pemkab

Curhat Pilu Thom Haye: "Tolong Berhenti"

Sebelumnya, melalui akun Instagram pribadinya, Thom Haye menumpahkan kekecewaannya.

Meski sudah biasa menghadapi tekanan sebagai pemain profesional, ancaman terhadap keselamatan keluarga adalah batas yang tidak boleh dilanggar.

"Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti," tulis Haye.

Pemain Timnas Indonesia ini mengajak semua pihak untuk berpikir jernih. "Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu," pungkasnya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kepolisian #ancaman pembunuhan #thom haye #persib vs persija #Super League #Persib Bandung #teror