Jawa Pos Radar Madiun – Dewa United FC akhirnya bernapas lega.
Tim berjuluk Banten Warriors itu sukses membawa pulang tiga poin penting usai menundukkan Persijap Jepara dengan skor meyakinkan 3-0 dalam lanjutan BRI Super League, Senin malam (12/1), di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Sejak menit awal, Dewa United tampil dominan meski pertandingan diguyur hujan deras. Tekanan langsung diberikan ke lini pertahanan tuan rumah, yang terlihat kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan tim tamu tercipta pada awal laga. Alexis Messidoro membuka keran gol setelah memanfaatkan umpan matang dari Rizky Kafiatur.
Penyelesaian tenang Messidoro membuat gawang Persijap jebol dan mengubah jalannya pertandingan.
Persijap sempat mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan.
Namun, ketenangan dan kualitas permainan anak asuh Jan Olde Riekerink membuat upaya tuan rumah kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Menjelang akhir babak pertama, dominasi Dewa United kembali berbuah hasil. Lewat kerja sama satu dua yang rapi dengan Messidoro, Alex Martins berhasil menuntaskan peluang dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Skor tersebut bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Dewa United tidak menurunkan tempo.
Serangan demi serangan terus dilancarkan, memaksa Persijap bertahan lebih dalam. Hasilnya datang pada menit ke-50 ketika Stefano Lilipaly mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut sempat ditinjau VAR, namun akhirnya disahkan karena Lilipaly dinilai berada dalam posisi onside.
Tertinggal tiga gol, Persijap mencoba keluar dari tekanan. Beberapa peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal memperkecil ketertinggalan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Dewa United.
Tambahan tiga poin ini menjadi krusial bagi Dewa United yang sebelumnya berkutat di papan bawah.
Kini mereka naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin, sekaligus menjauh dari zona degradasi.
Sebaliknya, kekalahan ini kian memperpanjang masa sulit Persijap Jepara. Laskar Kalinyamat tercatat belum meraih kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir.
Rinciannya, 11 kali kalah dan sekali imbang.
Dengan raihan sembilan poin, Persijap masih terpuruk di dasar klasemen dan tertinggal tujuh poin dari zona aman.
Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan tim pelatih Persijap jika ingin bertahan di kasta tertinggi pada putaran kedua kompetisi. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani