MADRID — Real Madrid dikabarkan mulai menyusun langkah cepat setelah memutuskan berpisah dengan Xabi Alonso.
Keputusan tersebut datang hanya beberapa jam setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada ajang Piala Super Spanyol, sebuah momen yang mengejutkan banyak pihak di internal klub.
Berbagai laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa kepergian Alonso bukan hasil kesepakatan bersama.
Ia disebut dipecat hanya tujuh bulan setelah dipercaya menggantikan pelatih legendaris asal Italia, Carlo Ancelotti.
Real Madrid Ingin Kembali ke Formula Ancelotti
Dikutip dari Football Italia, mengacu pada laporan media Spanyol, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut ingin mengembalikan gaya manajemen ala Ancelotti.
Pendekatan tersebut mencakup struktur kepelatihan yang solid hingga kemungkinan memulangkan pelatih kebugaran asal Italia, Antonio Pintus, yang pernah menjadi bagian penting dari kesuksesan Los Blancos.
Dalam konteks itu, nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat serius. Real Madrid menilai Maresca memiliki filosofi permainan dan pendekatan kepelatihan yang dinilai sejalan dengan era Ancelotti, terutama dalam hal manajemen ruang ganti dan pengembangan pemain.
Klopp Jadi Kandidat Impian
Meski demikian, laporan yang sama menyebutkan bahwa sosok impian Florentino Perez untuk kursi pelatih Real Madrid tetap Jurgen Klopp.
Namun, mendatangkan mantan pelatih Liverpool itu di tengah musim dinilai sangat sulit, sehingga opsi tersebut lebih realistis untuk dibahas pada bursa musim panas.
Situasi ini membuat Maresca dipandang sebagai solusi yang memungkinkan, terutama setelah ia berpisah dengan Chelsea pada 1 Januari lalu.
Rekam Jejak Maresca Jadi Pertimbangan
Maresca, yang akan berusia 46 tahun bulan depan, mencatatkan 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tujuh kekalahan selama menangani Chelsea musim ini sebelum kepergiannya.
Statistik tersebut dinilai cukup solid di tengah dinamika internal klub London tersebut.
Meski begitu, laporan dari Footmercato menegaskan bahwa Maresca belum tentu menerima tawaran Real Madrid.
Salah satu pertimbangannya adalah kekhawatiran hanya dijadikan pelatih sementara, sambil klub menunggu momen ideal untuk mendekati Klopp pada akhir musim.
Situasi ini membuat masa depan kursi pelatih Real Madrid masih terbuka, dengan Maresca menjadi opsi realistis jangka pendek dan Klopp tetap berada dalam bayang-bayang sebagai target jangka panjang.
Editor : Ockta Prana Lagawira