Jawa Pos Radar Madiun – Ring tinju dunia bakal kembali bergetar pada akhir bulan ini.
World Boxing Council (WBC) secara resmi mengumumkan jadwal duel bergengsi untuk memperebutkan tahta yang sedang tak bertuan.
Dua petarung kelas dunia, Bruce Carrington dan Carlos Castro, dipastikan akan "baku hantam" pada 31 Januari mendatang di The Big Apple, New York.
Keduanya akan memperebutkan sabuk juara dunia kelas bulu (featherweight) WBC yang saat ini kosong.
"Kedua petinju akan berjuang tidak hanya untuk sabuk juara dunia, tetapi juga pengakuan sebagai bintang baru yang bersinar di kancah kelas bulu internasional," tulis WBC, Selasa (13/1).
Baca Juga: Rating Tinggi Emil Audero meski Kalah Lawan Juventus: Tanpa Dirinya, Cremonese Bisa Kebobolan 11 Gol
Misi "Shu Shu" Naik Tahta
Bruce Carrington, atau yang akrab disapa "Shu Shu", datang dengan kepercayaan diri selangit.
Petinju asal Amerika Serikat ini saat ini memegang status juara interim kelas bulu WBC usai menumbangkan Mateus Heita pada Juli 2024 lalu.
Carrington digadang-gadang sebagai talenta paling "ngeri" saat ini. Ia dikenal memiliki paket lengkap: kecepatan kilat, teknik lincah, dan agresi yang terukur.
Statistiknya pun mentereng. Ia membawa rekor tak terkalahkan dalam 16 pertarungan profesional, dengan 9 kemenangan KO.
Laga di New York nanti adalah pembuktian ambisinya untuk naik level dari juara sementara menjadi raja sejati (juara penuh).
Baca Juga: Takut Dimarahi Istri, Warga Bendo Magetan Nekat Bikin Laporan Curanmor Palsu
Ujian Berat dari Sang Veteran
Namun, jalan Carrington tidak akan mulus. Lawan yang dihadapi adalah Carlos Castro, penantang peringkat dua WBC yang kenyang pengalaman.
Petinju kelahiran Meksiko ini bukan lawan sembarangan. Castro memiliki mental baja dan gaya bertarung agresif khas petinju Latin yang gemar mengajak lawan jual beli pukulan (slugfest).
Secara rekor, Castro jauh lebih berpengalaman dengan 30 kemenangan (14 KO) dan hanya menelan 3 kekalahan.
Bagi Castro, ini adalah kesempatan emas untuk membungkam sang bintang muda sekaligus mengamankan masa depan kariernya di level tertinggi.
Siapakah yang akan pulang membawa sabuk hijau-emas WBC? Sang bintang muda tak terkalahkan atau veteran bermental baja? Patut dinantikan! (naz)
Editor : Mizan Ahsani